Cegah Krisis Pangan, Pemerintah Akan Buka Lahan Sawah 900 Ribu Hektar

Selasa, 28 April 2020 - 21:33 WIB
loading...
Cegah Krisis Pangan,...
Pemerintah tengah berupaya melakukan beberapa langkah untuk mengantisipasi adanya kemungkinan terjadinya krisis pangan di Indonesia dengan membuka lahan sawah baru di Kalimantan Tengah. Foto/Okezone
A A A
JAKARTA - Pemerintah tengah berupaya melakukan beberapa langkah untuk mengantisipasi adanya kemungkinan terjadinya krisis pangan di Indonesia. Hal ini dikarenakan adanya laporan FAO yang mengatakan negara di seluruh dunia bakal memhalami krisis pangan dengan adanya musim kemarau yang panjang.

Menko Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan akan membuka lahan sawah di wilayah Kalimantan Tengah. Pembukaan lahan tersebut rencananya akan dilakukan BUMN dan Kementerian Pertanian.

"Bapak presiden meminta kepada BUMN dan daerah SERTA kementerian pertanian untuk membuka lahan-lahan baru untuk persawahan," ujar Menko Airlangga di Jakarta, Selasa (28/4/2020).

Dia melanjutkan lahan baru yang akan dibuka untuk sawah rencana luasnya mencapai 900 hektar. Nantinya, lahan akan ditanami padi yang manfaatnya bisa digunakan bersama-sama.

"Yaitu lahan basah ataupun lahan gambut yang di Kalimantan Tengah diperkirakan lebih dari 900 ribu hektar. Nah yang sudah siap 300 ribu hektar. Juga yang dikuasai BUMN ada sekitar 200 ribu hektar. Nah ini dibuat perencanaan agar bisa ditanami padi," katanya.

Sambung dia menambahkan, saat ini pemerintah akan memberikan insentif berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp600.000 kepada petani. Nantinya, BLT ini dibagi menjadi dua bagian yakni Rp300.000 berupa uang tunai langsung dan sisannya sarana pra sarana pertanian.

"Pemerintah berikan BLT sebesar Rp600.000 dimana Rp300.000 bantuan tunai dan Rp300.000 sarana pra sarana produksi pertanian," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
FAO Ingatkan Risiko...
FAO Ingatkan Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Siap Ambil Peran Pemasok Pangan Dunia
Dukung Arah Ekonomi...
Dukung Arah Ekonomi Prabowo, Elemen Masyarakat Minta Distribusi Pangan Diperbaiki
Bahan Pangan Masih Impor,...
Bahan Pangan Masih Impor, Siap-siap Hadapi Lonjakan Harga Imbas Rupiah Loyo
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
IISM dan Indonesia Cold...
IISM dan Indonesia Cold Chain Expo 2026 Dorong Efisiensi Rantai Pasok Pangan
Penuhi Kebutuhan Industri...
Penuhi Kebutuhan Industri Pangan, Alvalab Hadirkan Layanan Uji Berbasis Teknologi Tinggi
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
FAO Peringatkan Penutupan...
FAO Peringatkan Penutupan Selat Hormuz Bisa Picu Krisis Harga Pangan Global dalam Setahun
Program Cetak Sawah...
Program Cetak Sawah di Wanam: Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan yang Harus Dilanjutkan
Rekomendasi
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Daftar 10 Tim Lolos...
Daftar 10 Tim Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup A Piala Dunia 2026: Meksiko dan Afsel ke Babak 32 Besar
Berita Terkini
IHSG Sesi Siang Berbalik...
IHSG Sesi Siang Berbalik Meroket 2,69% Tembus Level 6.041
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Infografis
27 Negara Peringatkan...
27 Negara Peringatkan Warganya, Perang Dunia III Akan Terjadi?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved