Temui 2.000 Pedagang Pakaian Bekas, Mendag: Boleh Dagang Sampai Stok Barang Habis

Jum'at, 31 Maret 2023 - 08:18 WIB
loading...
Temui 2.000 Pedagang...
Pembeli memilih pakaian impor bekas yang dijual di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (31/3/2023). Foto/MPI/Advenia Elisabeth
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan memperbolehkan para pedagang pakaian bekas untuk tetap berjualan. Dengan catatan, hanya untuk menghabiskan stok pakaian yang ada.

Hal itu disampaikan Mendag saat menggelar pertemuan dengan 2.000 pedagang pakaian bekas di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (30/3). Turut hadir pada kesempatan tersebut, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (MenkopUKM) Teten Masduki, dan Pimpinan Komisi VI DPR.

Saat audiensi dengan para pedagang, Mendag menegaskan bahwa tindakan pemusnahan pakaian bekas yang gencar dilakukan pemerintah saat ini bertujuan memberantas pakaian bekas impor yang masuk secara ilegal atau seludupan.

Namun, pemerintah tidak akan menyita pakaian bekas yang sudah ada di tangan pedagang. Dengan kata lain, para pedagang pakian bekas impor masih boleh menjajakan dagangannya sampai stok habis.

Setelah itu, pemerintah akan kembali melakukan audiensi dengan para pedagang untuk menindaklanjuti langkah berikutnya agar mereka masih bisa tetap berjualan, namun menjual produk lokal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil: Saya Menteri...
Bahlil: Saya Menteri yang Tak Suka Impor, Karena Disitu Pasti Ada Rente!
Mendag Busan Pastikan...
Mendag Busan Pastikan Harga MinyaKita Tak Jadi Naik
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Kasus Bea Cukai, KPK...
Kasus Bea Cukai, KPK Periksa 20 Petinggi Forwarder
Rekomendasi
Prabowo: Polri Harus...
Prabowo: Polri Harus Hadir Melindungi, Melayani, dan Mengabdi kepada Rakyat
HUT Ke-80 Bhayangkara,...
HUT Ke-80 Bhayangkara, Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Kapolri
MICoCS 2026: Akademisi...
MICoCS 2026: Akademisi Dunia Kupas Tantangan AI bagi Industri Media dan Komunikasi
Berita Terkini
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
DJP Targetkan Pajak...
DJP Targetkan Pajak Digital Melonjak Dua Kali Lipat, dari Marketpalce Rp24 Triliun
Sah, 4 Marketplace Ini...
Sah, 4 Marketplace Ini Resmi Pungut Pajak PPh 22
Investor RI Mulai Lirik...
Investor RI Mulai Lirik Saham AI Global, Bittime Hadirkan Fitur Earn
Neraca Dagang RI Defisit...
Neraca Dagang RI Defisit USD1,61 Miliar, Pertama Kali sejak 2020
Grand Filano Ramai di...
Grand Filano Ramai di Medsos, Warganet Soroti Bobot Ringan hingga Irit BBM
Infografis
Diskon Tarif Tol Lebaran...
Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Sampai 30%, Cek Tanggal Berlakunya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved