Hindari Risiko Pemalsuan, EmasKITA Hadir dengan Teknologi BullionProtect

Senin, 03 April 2023 - 11:02 WIB
loading...
Hindari Risiko Pemalsuan,...
EmasKITA hadir dengan teknologi perlindungan asal Swiss bernama BullionProtect yang melekat pada produk emas murni batangan. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) dan PT Emas Antam Indonesia (EAI) yang merupakan anak usaha PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) memelopori penambahan sistem proteksi yang melekat langsung pada produk emas murni batangan EmasKITA.

EmasKITA hadir dengan teknologi perlindungan asal Swiss bernama BullionProtect yang melekat pada produk emas murni batangan.

Hal ini untuk menjawab kekhawatiran konsumen terkait kerugian yang bisa timbul apabila membuka kemasan sebuah emas batangan.

“EmasKita menjadi produk emas murni batangan pertama di Indonesia yang dapat dipegang secara langsung dengan kemasan kapsul yang elegan dan dapat dibuka. Konsumen bisa mengeluarkan produk emasnya tanpa perlu khawatir terhadap pemalsuan,” kata Direktur Utama HRTA, Sandra Sunanto, dalam keterangannya, Senin (3/4/2023).

Selama ini, kata dia, produsen emas murni batangan yang dijual di Indonesia membungkus produknya dalam kemasan yang tertutup rapat untuk alasan keamanan, agar terhindar dari risiko pemalsuan.

Fitur pengaman bukti keaslian produk selalu dibubuhkan pada sertifikat, dengan menaruh Hologram, SQRC (Security QR Code), Security Ink & Paper.

Karena alasan itulah, sertifikat dan produk emas murni batangan selalu dibungkus rapat dalam satu kesatuan. Oleh sebab itu, produk emasnya sendiri tidak bisa dipegang secara langsung.

“Kami memahami keinginan pelanggan untuk membeli emas murni batangan, yang bisa dipegang secara langsung. Untuk itu EAI dan HRTA memberikan solusi fitur keamanan yang melekat langsung pada produk emas murni, sehingga produk tidak perlu lagi kami bungkus rapat. Terlebih, teknologi ini mampu mengantisipasi pemalsuan emas,” terang CEO EAI, Bambang Wijanarko.

Untuk diketahui, teknologi BullionProtect merupakan teknologi terbaru proteksi keaslian logam mulia yang dikembangkan oleh produsen emas murni batangan Metalor yang berasal dari Swiss.

Teknologi ini telah terbukti dapat melawan dan mengantisipasi tindakan pemalsuan barang yang beredar di pasaran, termasuk pada produk emas batangan dengan membubuhkan tinta keamanan (security ink) pada permukaan produk emas murni batangan.

Dalam menggunakan teknologi ini, EAI dan HRTA bekerjasama dengan SICPA, penyedia tinta keamanan global tepercaya serta solusi identifikasi, keterlacakan, dan otentifikasi yang aman.

Metode verifikasi visual dapat dilakukan dengan menggunakan alat validator yang tersedia di toko Hartadinata Abadi dan toko emas partner HRTA.

Selain teknologi Bullion Protect, produk EmasKITA juga masih memiliki fitur keamanan lain yang sudah ada dari sebelumnya seperti scan QR code yang tertera di belakang kemasan EmasKITA.

Dengan meningkatnya fitur keamanan dan beragam inovasi pada produk EmasKITA, diharapkan minat masyarakat untuk investasi emas juga ikut naik, apalagi sekarang sudah tersedia emas murni batangan yang bisa dipegang langsung, sehingga mendorong semakin banyak orang untuk berinvestasi emas sebagai bagian dari gaya hidup mereka.

Economist & Fixed Income Analyst MNC Sekuritas, Tirta Widi Gilang Citradi mengatakan, emas batangan memang memiliki keunggulan karena memiliki wujud fisik.

Namun, masalah keaslian dari emas batangan juga menjadi perhatian bagi investor, sehingga produsen perlu memastikan bahwa emas yang diproduksi terjamin keasliannya untuk menghindari potensi kerugian yang diderita investor di kemudian hari.

Tirta menilai dengan hadirnya BullionProtect dari EmasKITA dapat menjadi keunggulan kompetitif bagi produk emas murni HRTA yang belum dimiliki oleh kompetitor di bisnis yang sama.

Ke depan, Tirta memperkirakan hadirnya fitur keamanan dan inovasi yang dilakukan HRTA berpotensi mendongkrak kinerja keuangannya.

"Kami melihat permintaan akan produk emas batangan HRTA berpotensi meningkat didukung oleh kecanggihan fitur keamanan, beragam inovasi dan nilai buyback yang kompetitif pada produk EmasKITA,” ujarnya.

Baca juga: Besok Harga Emas Dunia Diramal Perkasa, Ini Bocorannya

Bahkan, sambung dia, tidak menutup kemungkinan bahwa kontribusi penjualan produk emas batangan mampu mencapai 50% dari total penjualan pada tahun 2023.

“Saat ini setahu saya baru HRTA yang memiliki teknologi BullionProtect pada produk emas batangan. Ini menjadi semacam guarantee dari perusahaan agar konsumen tidak perlu khawatir merugi,” tandasnya.

Baca juga: Wakil Sri Mulyani Ungkap Kronologi Dugaan TPPU Impor Emas Batangan Rp189 T di Bea Cukai

Sementara itu, HRTA dan EAI menjamin nilai buyback yang tetap sesuai dengan harga yang dipublikasikan secara resmi harian di website emaskita.id, meskipun kemasan rusak atau hilang selama emas batangan tetap dalam kondisi BullionProtect yang tidak rusak.

Sandra menegaskan bahwa kemasan yang telah dibuka pada produk EmasKITA BullionProtect tidak akan mengurangi nilai dari emasnya sendiri seperti halnya yang selama ini mungkin banyak dialami oleh konsumen yang melakukan buyback produk emas.

(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Rekomendasi
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved