Pupuk Indonesia Siapkan Tiga Langkah untuk Kembangkan Industri Ammonia

Senin, 03 April 2023 - 14:34 WIB
loading...
Pupuk Indonesia Siapkan...
Pupuk Indonesia akan mengembangkan industri ammonia. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) tengah serius untuk mengembangkan ammonia sebagai salah satu langkah untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Setidaknya, ada tiga langkah yang disiapkan untuk pengembangan ammonia di Indonesia.

Baca juga: Indonesia Bisa Menjadi Hub Pasar Ammonia Dunia

Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia Nugroho Christijanto mengatakan, langkah pertama adalah kolaborasi dan kerja sama dengan beberapa pelanggan pemilik teknologi. Untuk langkah pertama ini, Pupuk Indonesia sudah mulai dijalankan melalui kerja sama dengan TOYO Engineering Corporation hingga Mitsui & Co Ltd.

"Kami punya kerja sama dengan TOYO dan perusahaan lainya seperti Mitsui karena mereka sudah memiliki teknologi sedangkan Pupuk Indonesia memiliki sarana prasarana yang diperlukan," kata Nugroho, dalam keterangannya, Senin (3/4/2023).

Kemudian langkah kedua adalah dengan melakukan kolaborasi bersama pelaku industri guna mengatasi kebutuhan bersama. Kolaborasi ini bisa dilakukan dengan cara saling bertukar produk yang dibutuhkan oleh masing-masing.

"Contohnya apa yang bisa ditukarkan dengan produk kita. Jadi dalam saat yang sama kita bisa mematuhi sasaran dekarbonisasi," tambah Nugroho.

Lalu yang terakhir adalah pentingnya kolaborasi antar ekosistem yang lebih luas. Misalnya adalah melakukan kerja sama dengan beberapa perusahaan di lintas sektor seperti kelautan hingga energi.

"Ketiga kolaborasi antar-ekosistem yang lebih luas. Saya meyakini kami tidak bisa menghindari bahwa ammonia akan menjadi sumber energi masa depan dan akan dikonsumsi bukan hanya yang kita ketahui sekarang tapi dalam industri maritim dan sebagainya," jelas Nugroho.

Melalui tiga langkah ini, diharapkan penggunaan ammonia bisa semakin masif di berbagai bidang sehingga bisa membantu pemerintah dalam mengurangi emisi gas rumah kaca. Pada akhirnya, target net zero emission pada tahun 2060 bisa tercapai.

"Jadi kami berusaha untuk mengurangi mendekarbonisasi apa yang sudah kami miliki dari pabrik ammonia kami, dari pembangkit listrik kami dan juga fasilitas lain yang mengeluarkan emisi rumah kaca," papar Nugroho.

Sementara itu, Executive Officer/Division Director of Solution Business Toyo Engineering Corp, Eiji Sakata, mengatakan, Toyo siap membantu Pupuk Indonesia dan pemerintah untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Oleh karena itu, Toyo menjalin kerja sama untuk membangun pabrik di Indonesia guna memproduksi ammonia.

"Punya ketertarikan dan peluang besar untuk memasuki bidang ammonia. Untuk TOYO, kegiatan kami pada produk ammonia hijau dan biru," jelasnya.

Managing Executive Officer IHI Corporation, Nobuhiko Kubota, melengkapi, pihaknya berkomitmen untuk ikut serta dalam memecahkan permasalahan emisi gas rumah kaca. Oleh karena itu, IHI telah menyiapkan rantai pasok ammonia dari mulai hulu hingga ke hilir.

Meski ada beberapa tantangan berkaitan dengan teknologi, IHI akan secara konsisten melakukan produksi ammonia hijau. Sementara di hilir, IHI juga memikirkan mengenai penggunaannya.

"Di hilirnya penggunaan ammonia dan memasukan ammonia ke turbin gas dengan 2 mw. Untuk maritim kami sedang berusaha untuk membuat industri maritim dan baru baru ini di Jepangenggunakan ammonia sebagai industri penempaan baja dan sebagainya," kata Nobuhiko.

Business Development Director Southeast Asia & Australia KBR Inc, Roy Daroyni, mengatakan ammonia bisa dijadikan salah satu solusi untuk menurunkan emisi gas rumah kaca. Mengingat, ammonia bisa digunakan menjadi banyak sekali sumber energi termasuk transportasi.

Baca juga: Polres Bogor Buka Layanan Mudik Gratis Lebaran 2023, Ini Daftar Tujannya

"Jadi kenapa menggunakan ammonia sebagai bahan bakar, karena ammonia dapat mengurangi emisi karbon dioksida dan kita bisa melanjutkan penggunaan aset-aset yang sudah ada. Jadi kita berusaha berfokus untuk mencapai hal tersebut melalui ammonia bersih," pungkas Roy.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina dan Pupuk...
Pertamina dan Pupuk Indonesia Jajaki Kolaborasi Strategis untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan Nasional
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Operasikan Command Center,...
Operasikan Command Center, Pupuk Indonesia Perkuat Pengawasan Pupuk Subsidi
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Dukung Pameran MAX 2026,...
Dukung Pameran MAX 2026, Pupuk Indonesia Dorong Pengembangan Ekonomi Biru
Rahmad Pribadi Pimpin...
Rahmad Pribadi Pimpin Pupuk Indonesia Raih 4 Penghargaan BUMN 2026
Tambang Emas di Bogor...
Tambang Emas di Bogor Meledak, Kapolres: Kadar CO Masih Tinggi
Rekomendasi
Rustini Muhaimin Dorong...
Rustini Muhaimin Dorong Kemandirian Santri Lewat Pelatihan Menjahit
Presiden Belarus Lukashenko...
Presiden Belarus Lukashenko Tiba di Jakarta, Bertemu Prabowo Besok
KPK Tahan Bupati Kuansing...
KPK Tahan Bupati Kuansing dan Dua Orang Lainnya terkait Suap Pengisian Jabatan
Berita Terkini
Lesca Gadai Premier...
Lesca Gadai Premier Tawarkan Likuiditas Cepat dan Privat bagi Pelaku Bisnis
Pertamina dan Pupuk...
Pertamina dan Pupuk Indonesia Jajaki Kolaborasi Strategis untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan Nasional
AQUA Masih Dominasi...
AQUA Masih Dominasi Penjualan Air Mineral di Berbagai Kota Besar
Siap-siap Banjir Pasokan...
Siap-siap Banjir Pasokan Minyak Dunia, Morgan Stanley Koreksi Harga Brent di Angka USD75/Barel
IHSG Balik Melawan,...
IHSG Balik Melawan, Hari Ini Ditutup Menghijau Sentuh Level 5.695
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
Infografis
Kevin Diks Janjikan...
Kevin Diks Janjikan Darah dan Air Mata untuk Timnas Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved