Kemenparekraf dan Kemenhub Luncurkan Mudik Gratis, Sandiaga: Solusi Bantu Masyarakat!

Selasa, 04 April 2023 - 17:05 WIB
loading...
Kemenparekraf dan Kemenhub...
Kemenparekraf berkolaborasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meluncurkan program mudik gratis bagi masyarakat. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) berkolaborasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meluncurkan program mudik gratis bagi masyarakat.

Baca Juga: PLN Gelar Mudik Gratis, Begini Cara Daftarnya!

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Kemenparerkaf /Baparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, sebagaimana dituliskan dalam SKB 3 Menteri tentang hari libur dan cuti bersama tahun 2023 menjelang Idul Fitri, cuti bersama ditetapkan tanggal 19 – 25 April 2023 atau selama 7 Hari.

“Potensi pergerakan nasional saat mudik lebaran tahun 2023 sejumlah 123,8 juta orang, dengan 3 prosentase moda transportasi terbanyak menggunakan mobil pribadi 22,07 persen, sepeda motor 20,30 persen, dan bus 18,39 persen,” kata Sandiaga Uno saat The Weekly Brief With Sandi Uno di Jakarta, Senin (3/4/2023).

Baca Juga: Sumbang Rp1.100 Triliun, Ekonomi Kreatif RI Hanya Kalah dari Hollywood dan K-Pop

Berdasarkan data, daerah asal perjalanan terbanyak yaitu Jawa Timur 17,1%, Jawa Tengah 15,1%, Jabodetabek 14,8%, Jawa Barat (Non Bodetabek) 12,1% dan Sumatra Utara 3,6%.

Sedangkan untuk daerah tujuan perjalanan terbanyak Jawa Tengah 26,45%, Jawa Timur 19,87%, Jawa Barat (Non Bodebek) 16,73%, Jabodetabek 6,52% dan DI Yogyakarta 4,78%.

“Banyak sekali manfaatnya bagi masyarakat. Ini merupakan solusi yang membantu bagi masyarakat. Kami ucapkan apresiasi yang luar biasa. Saya berpesan gunakan fasilitas mudik gratis ini dengan penuh tanggung jawab, jangan sampai mendaftar berkali-kali agar penyerapan kursi yang tersedia bisa optimal 100 persen. Dan ini kita harapkan memberikan langsung program yang tepat sasaran tepat manfaat kepada para pemudik,” ujar Menparekraf Sandiaga.

Pada kesempatan yang sama Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Ni Made Ayu Marthini mengatakan, Kemenparekraf menargetkan 25% atau sekitar 300 juta-350 juta pergerakan dari target 1,4 miliar mobilitas wisatawan nusantara tahun ini akan tercapai.

“Kita ditargetkan 1,2 miliar-1,4 miliar pergerakan wisatawan nusantara. Bulan ini ditargetkan 143,1 juta pergerakan gimana cara mendapatkannya yaitu kolaborasi dengan Kementerian Perhubungan yang membuat program mudik gratis,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Angkutan Jalan Kemenhub, Suharto mengatakan, Kemenhub sudah mulai membuka pendaftaran mudik gratis. Sebanyak 858 bus disiapkan untuk 24.072 penumpang. Khusus pemudik bermotor, Kemenhub menyiagakan 30 truk dengan kapasitas 900 motor.

Pendaftaran mudik gratis tersebut bisa dilakukan melalui aplikasi MitraDarat. Pengguna perlu mengunduh aplikasi Mitra Darat melalui App Store ataupun Play Store. Setelah itu, peserta wajib memiliki dokumen kependudukan yang sah pada saat mendaftar seperti kartu tanda penduduk (KTP).

“Masyarakat yang hendak mendaftar mudik gratis dapat mengakses secara online dengan mengunduh aplikasi Mitra Darat. Pendaftaran mudik gratis dibuka hingga 14 April 2023 atau sampai kuotanya habis,” katanya.

Suharto juga berharap kepada Kementerian/Lembaga atau pihak swasta yang saat ini menyelenggarakan mudik gratis dan belum melaporkan terkait ini.

“Saya berharap masyarakat menggunakan armada yang sesuai regulasi yaitu mempunyai persyaratan teknis dan laik jalan, jangan segan-segan untuk melakukan pengecekan melalui aplikasi kami Spionam. Karena nantinya masyarakat mendapat kepastian terkait armada yang benar-benar laik jalan,” katanya.

Turut hadir mendampingi Menparekraf Sandiaga jajaran eselon I dan II di lingkungan Kemenparekraf.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Kebijakan WFA Berhasil...
Kebijakan WFA Berhasil Urai Kepadatan Mudik hingga 17,94 Persen
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Menhub Panggil Taksi...
Menhub Panggil Taksi Green SM Buntut Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur
Double Track, Elektrifikasi,...
Double Track, Elektrifikasi, dan Pemasangan Palang Pintu Jadi Evaluasi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
Menhub soal KA Argo...
Menhub soal KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL: Jadi Pelajaran buat Kami
Rekomendasi
Rizky Billar Laporkan...
Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Selingkuh dengan Anak Ramzi
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Komentator Resmi Piala...
Komentator Resmi Piala Dunia 2026 Diinvestigasi usai Laga Timnas Iran vs Selandia Baru
Berita Terkini
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Infografis
Jadwal One Way, Contra...
Jadwal One Way, Contra Flow, dan Ganjil-Genap Mudik Lebaran 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved