Fokus Perluasan Ekosistem, Atome Gandeng Sektor Baru
Selasa, 04 April 2023 - 23:02 WIB
loading...
General Manager Atome Rizki Fadhilla (kanan) bersama Head of Marketing Atome Frecy Ferry Daswaty pada acara berbuka bersama dengan media di Jakarta, Selasa (4/4/2023
A
A
A
JAKARTA - Atome, layanan belanja sekarang bayar nanti ( pay later ) berhasil memperluas penetrasi bisnisnya hingga menjangkau lebih banyak sektor seperti automotif, olahraga, home appliance, dan juga sektor lainnya. Pada akhir 2022, Atome mencatat setidaknya 700 merchant telah bergabung dalam ekosistem perusahaan dan lebih dari 10.000 toko offline yang bekerja sama juga tersebar di seluruh Indonesia.
Akuisisi merchant Atome berkembang cukup masif melihat sektor pay later di Indonesia yang berdasarkan laporan Business Wire diprediksi akan terus tumbuh stabil dengan pertumbuhan tahunan sebesar 44,4% dari tahun 2022-2028.
General Manager Atome Rizki Fadhilla mengatakan potensi pasar yang sangat besar membuat pihaknya termotivasi untuk terus memperluas penetrasi bisnis, terutama menjangkau lebih banyak sektor di Indonesia.
(Baca juga:Atome Kedepankan Literasi Keuangan untuk Menjangkau Masyarakat)
“Hingga kuartal I/2023, kami mencatat penambahan sekitar 135 merchant baru bergabung dengan lebih dari 600 outlet bekerja sama dengan layanan pay later dari Atome. Peningkatan angka ini datang dari merchant baru di sektor automotif, olahraga dan home appliance,” kata Rizki pada acara buka bersama di Jakarta, Selasa (4/4/2023).
Tidak hanya itu, Rizki juga melihat bahwa sektor pay later saat ini semakin diminati oleh masyarakat lantaran banyak dari mereka menuntut pengalaman belanja yang lebih terintegrasi dengan tingkat kenyamanan dan personalisasi yang lebih tinggi.
Pertumbuhan bisnis ini sendiri tidak terlepas dari kondisi dan gaya hidup masyarakat Indonesia yang konsumtif. Hal ini seperti yang pernah disebutkan dalam data riset dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS) di tahun 2022.
Akuisisi merchant Atome berkembang cukup masif melihat sektor pay later di Indonesia yang berdasarkan laporan Business Wire diprediksi akan terus tumbuh stabil dengan pertumbuhan tahunan sebesar 44,4% dari tahun 2022-2028.
General Manager Atome Rizki Fadhilla mengatakan potensi pasar yang sangat besar membuat pihaknya termotivasi untuk terus memperluas penetrasi bisnis, terutama menjangkau lebih banyak sektor di Indonesia.
(Baca juga:Atome Kedepankan Literasi Keuangan untuk Menjangkau Masyarakat)
“Hingga kuartal I/2023, kami mencatat penambahan sekitar 135 merchant baru bergabung dengan lebih dari 600 outlet bekerja sama dengan layanan pay later dari Atome. Peningkatan angka ini datang dari merchant baru di sektor automotif, olahraga dan home appliance,” kata Rizki pada acara buka bersama di Jakarta, Selasa (4/4/2023).
Tidak hanya itu, Rizki juga melihat bahwa sektor pay later saat ini semakin diminati oleh masyarakat lantaran banyak dari mereka menuntut pengalaman belanja yang lebih terintegrasi dengan tingkat kenyamanan dan personalisasi yang lebih tinggi.
Pertumbuhan bisnis ini sendiri tidak terlepas dari kondisi dan gaya hidup masyarakat Indonesia yang konsumtif. Hal ini seperti yang pernah disebutkan dalam data riset dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS) di tahun 2022.
Lihat Juga :