Penyaluran Bansos Sembako dan PKH di Bondowoso Lancar
Jum'at, 07 April 2023 - 13:53 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga:Gibran Bantah Terlibat Korupsi Bansos)
Melihat masih ada warga layak menerima bantuan namun tidak memeroleh bantuan, Rika berharap ke depan bantuan dapat disalurkan dengan lebih merata. “Semoga bantuan lebih merata di Desa Kaligedang karena ada beberapa warga yang harusnya dapat, tapi tidak dapat,” ujarnya.
Suka Duka Petugas Penyalur Bansos Sembako dan PKH
Para petugas pos penyalur bantuan menjadi ujung tombak yang memastikan bantuan dapat tersalurkan tepat sasaran dan tepat waktu kepada KPM. Meski kerap menemui kendala di lapangan, para petugas juru bayar tetap pantang menyerah.
“Medan yang ditempuh curam. Jika biasanya bisa ditempuh 1 jam, ini bisa 2 jam lebih. Ada kendala sinyal juga, jadi mesti kerja dua kali menunggu ada sinyal,” kata petugas juru bayar Luluil Maknunah.
Meski melalui beragam tantangan, para petugas juru bayar merasa jerih payah dan lelahnya terbayarkan tatkala melihat wajah bahagia penerima bantuan. “Saya merasa tersentuh ketika melihat penerima sedang sakit, mereka naik becak untuk bisa ke tempat pembayaran,” katanya.
Petugas juru bayar Pos Indonesia, Cantik Bahirah juga menuturkan rasa bahagianya. “Selama melakukan pembayaran, saya ikut senang. Penerima yang sudah tua atau sedang sakit, melihatnya menerima bantuan saya ikut senang. Harapannya bisa terus berlanjut, kalau bisa setiap bulan ada bantuan supaya masyarakat bisa rata menerima,” kata Cantik.
Di antara para penerima bantuan secara door to door (diantarkan langsung ke rumah oleh petugas) adalah Sati. Lansia berusia lebih dari 70 tahun itu kerap sakit-sakitan. “Kegiatan sehari-hari hanya di rumah. Penghasilan bergantung warga yang kasih sedekah. Dikasih sama anak,” kata Sulastri, kerabat yang mewakili Sati.
Melihat masih ada warga layak menerima bantuan namun tidak memeroleh bantuan, Rika berharap ke depan bantuan dapat disalurkan dengan lebih merata. “Semoga bantuan lebih merata di Desa Kaligedang karena ada beberapa warga yang harusnya dapat, tapi tidak dapat,” ujarnya.
Suka Duka Petugas Penyalur Bansos Sembako dan PKH
Para petugas pos penyalur bantuan menjadi ujung tombak yang memastikan bantuan dapat tersalurkan tepat sasaran dan tepat waktu kepada KPM. Meski kerap menemui kendala di lapangan, para petugas juru bayar tetap pantang menyerah.
“Medan yang ditempuh curam. Jika biasanya bisa ditempuh 1 jam, ini bisa 2 jam lebih. Ada kendala sinyal juga, jadi mesti kerja dua kali menunggu ada sinyal,” kata petugas juru bayar Luluil Maknunah.
Meski melalui beragam tantangan, para petugas juru bayar merasa jerih payah dan lelahnya terbayarkan tatkala melihat wajah bahagia penerima bantuan. “Saya merasa tersentuh ketika melihat penerima sedang sakit, mereka naik becak untuk bisa ke tempat pembayaran,” katanya.
Petugas juru bayar Pos Indonesia, Cantik Bahirah juga menuturkan rasa bahagianya. “Selama melakukan pembayaran, saya ikut senang. Penerima yang sudah tua atau sedang sakit, melihatnya menerima bantuan saya ikut senang. Harapannya bisa terus berlanjut, kalau bisa setiap bulan ada bantuan supaya masyarakat bisa rata menerima,” kata Cantik.
Di antara para penerima bantuan secara door to door (diantarkan langsung ke rumah oleh petugas) adalah Sati. Lansia berusia lebih dari 70 tahun itu kerap sakit-sakitan. “Kegiatan sehari-hari hanya di rumah. Penghasilan bergantung warga yang kasih sedekah. Dikasih sama anak,” kata Sulastri, kerabat yang mewakili Sati.
Lihat Juga :