Langkah BRICS Terbitkan Mata Uang Baru Bakal Tekan Dominasi Dolar
Selasa, 11 April 2023 - 14:46 WIB
loading...
A
A
A
Benarkah dolar dapat tergeser dengan mata uang BRICS ini? Melansir FirstPost, kehadiran mata uang BRICS jelas akan menyaingi dan berpotensi menggeser hegemoni AS.
Dari 5 anggota BRICS, Rusia adalah negara yang paling banyak disorot bersamaan dengan invasi yang dilakukan ke Ukraina. Selain itu, Rusia mendesak negara-negara anggota BRICS untuk melakukan eksplorasi dalam penciptaan mata uang perdagangannya sendiri.
Banyak negara yang menunjukkan minatnya untuk bergabung bersama BRICS. Negara-negara tersebut di antaranya adalah Argentina, Bahrain, Venezuela, Pakistan, Turki, hingga Uni Emirat Arab.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengeklaim bahwa BRICS sudah mewakili sekitar 40% dari perekonomian global. Hal itulah yang menjadi daya tarik negara-negara lain, termasuk negara kaya minyak, untuk menaruh minat bergabung dengan BRICS.
BRICS, yang dibentuk pada Juni 2009, juga mendirikan bank di Shanghai, China pada tahun 2014. Forum internasional itu meluncurkan bank pembangunan dengan nilai USD100 miliar atau setara dengan Rp1.174 triliun.
Dari 5 anggota BRICS, Rusia adalah negara yang paling banyak disorot bersamaan dengan invasi yang dilakukan ke Ukraina. Selain itu, Rusia mendesak negara-negara anggota BRICS untuk melakukan eksplorasi dalam penciptaan mata uang perdagangannya sendiri.
Banyak negara yang menunjukkan minatnya untuk bergabung bersama BRICS. Negara-negara tersebut di antaranya adalah Argentina, Bahrain, Venezuela, Pakistan, Turki, hingga Uni Emirat Arab.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengeklaim bahwa BRICS sudah mewakili sekitar 40% dari perekonomian global. Hal itulah yang menjadi daya tarik negara-negara lain, termasuk negara kaya minyak, untuk menaruh minat bergabung dengan BRICS.
BRICS, yang dibentuk pada Juni 2009, juga mendirikan bank di Shanghai, China pada tahun 2014. Forum internasional itu meluncurkan bank pembangunan dengan nilai USD100 miliar atau setara dengan Rp1.174 triliun.
Lihat Juga :