Tenaga Honorer Bakal Dihapus, Menpan RB: Selama Ini Rekrutmen Kita Tidak Berkualitas

Selasa, 11 April 2023 - 16:37 WIB
loading...
Tenaga Honorer Bakal...
Saat status kepegawaian honorer yang akan dihapus mulai 28 November 2023, Menpan RB mengatakan, selama ini rekrutmen yang ada tidak berkualitas. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Saat status kepegawaian honorer yang akan dihapus mulai 28 November 2023, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( Menpan RB ) Abdullah Azwar Anas mengaku tengah menyiapkan sejumlah opsi. Anas mengatakan, ke depannya Kemenpan RB akan mendorong Kementerian dan Lembaga atau K/L dan Pemerintah daerah ( Pemda ) untuk membuka rekrutmen berkualitas.

“Selama ini rekrutmen kita tidak berkualitas. Maka ke depannya rekrutmen ASN harus berkualitas, termasuk honorer,” ujar Menpan RB Abdullah Azwar Anas dalam Sosialisasi Reformasi Birokrasi Tematik dan Perubahan Road Map RB 2020 - 2024 di Surabaya, Selasa (11/4/2023).

Baca Juga: Pegawai Honorer Dihapus November, MenpanRB: Tidak Ada PHK Massal

Anas mendorong para K/L dan Pemda untuk tidak menutup kesempatan dalam merekrut honorer, lantaran selama ini masih banyak pihak yang tetap menerobos bekerja sebagai tenaga honorer walaupun rekrutmen ditutup. Ke depannya, Anas mengatakan, akan membuka rekrutmen dengan sejumlah aturan yang jelas dan kuota terbatas.

Rekrutmen tenaga honorer dapat dilakukan untuk mengganti beberapa pegawai dari berbagai instansi yang telah berhenti atau pensiun. Hal tersebut tentu harus didukung dengan persetujuan dari Kantor Regional Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kemenpan RB.

“Sehingga ada ruang bagi mereka, tetapi dibatasi dan dosisnya jelas. Makanya besok dibuka rekrutmen, tapi akan kita atur,” imbuhnya.

Baca Juga: Menpan RB Belum Bisa Pastikan Angkat Seluruh Honorer Jadi ASN, Begini Opsinya

Selain itu, Anas menjamin tidak akan ada PHK massal terhadap tenaga honorer. Adapun saat ini tercatat ada sebanyak 2,3 juta pegawai honorer secara keseluruhan. Sehingga pelayanan publik berpotensi terganggu bila PHK massal diterapkan.

Oleh karena itu, salah satu prinsip yang ditetapkan oleh pemerintah adalah larangan PHK massal terhadap tenaga honorer. Menurut Anas, rekrutmen berkualitas juga merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pelayanan publik di Indonesia.

Selama ini, perekrutan tenaga honorer dilakukan dengan sembarangan dengan tidak memperhatikan kebutuhannya. Birokrasi pun menjadi tidak profesional, pelayanan publik lambat dan tidak berkualitas. Hal tersebut juga berpengaruh terhadap terhambatnya investasi di Indonesia dan pada akhirnya menghambat terciptanya lapangan pekerjaan baru.

“Inilah siklus negatif yang berusaha kita hapus. Selama ini K/L dan Pemda banyak disuruh serap masyarakat Indonesia karena tingkat pengangguran tinggi. Akar permasalahannya di rekrutmen tidak berkualitas, ini yang kami coba atur,” pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WFH ASN Setiap Jumat...
WFH ASN Setiap Jumat Diklaim Bikin Negara Hemat Rp1,95 Triliun, Begini Hitungannya
Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan...
Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Cair Awal Juni, Catat Tanggal Pastinya
WFH ASN Tiap Jumat Dipastikan...
WFH ASN Tiap Jumat Dipastikan Lanjut untuk 2 Bulan ke Depan
Berita Pemangkasan Gaji...
Berita Pemangkasan Gaji ke-13 ASN Dipastikan Hoaks, Pencairan Tetap Juni 2026
Belanja Pegawai Pemda...
Belanja Pegawai Pemda Maksimal 30% dari APBD, Bakal Ada Pengurangan PPPK?
Wamenkop Tepis Isu Orang...
Wamenkop Tepis Isu Orang Titipan dalam Rekrutmen Manajer Koperasi Merah Putih
Rekrutmen Disabilitas,...
Rekrutmen Disabilitas, Polri: Disesuaikan Kompentensi dan Kebutuhan
Kepala BSKDN Kemendagri:...
Kepala BSKDN Kemendagri: Inovasi Kunci Pembangunan Daerah
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Rekomendasi
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Utamakan Sepatu Sekolah yang Nyaman dan Awet
Berita Terkini
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan...
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan Tekan Penerimaan Negara
Infografis
Ini Alasan Mesir Tidak...
Ini Alasan Mesir Tidak Membantu Rafah Padahal Berbatasan Langsung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved