Ketua Tim Pemulihan Ekonomi Erick Thohir: Kesehatan dan Ekonomi Harus Berjalan Beriringan
Senin, 20 Juli 2020 - 15:58 WIB
loading...
Ketua Pelaksana Tim Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Erick Thohir. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Ketua Pelaksana Tim Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Penanganan Covid-19 Erick Thohir menegaskan perbaikan ekonomi dan penanganan kesehatan harus berjalan beriringan. Keduanya harus diprioritaskan oleh tim bentukan Presiden Joko Widodo tersebut.
"Saya rasa dengan kondisi hari ini kedua hal tersebut pasti harus berjalan seiringan," ujar Erick dalam konferensi pers secara virtual, di Jakarta, Senin (20/7/2020).
Baca Juga: Ditunjuk Jokowi Jadi Koordinator Pemulihan Ekonomi, Erick Thohir Lakukan Ini
Sebagai ketua pelaksana tim, Erick mengungkapkan bahwa program yang nantinya dirumuskan oleh selalu membawahi kepentingan dari kedua aspek tersebut. Hal itu, kata dia, yang menjadi poin utama Tim Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Penanganan Covid-19 dibentuk. Erik menyebut dikotomi antara kesehatan dan ekonomi akan memberikan dampak negatif bagi masyarakat. Di mana, istilah normal baru kemudian disalahartikan sehingga masyarakat menjalankan aktivitas secara bebas tanpa melakukan disiplin protokol kesehatan. Sehingga membuat jumlah kasus terinfeksi terus bertambah.
Akibatnya, imbuhnya, bisa terjadi gelombang kedua pandemi Covid-19. Hal ini, kata Erick, sangat berdampak terhadap sektor pertumbuhan perekonomian nasional akibat banyak sektor bisnis yang belum membuka kegiatan usahanya. "Hal-hal tersebut saya rasa semua ada irisannya, setipis apapun alasannya kita harus lakukan secara bersama. Karena itu mengapa Bapak Presiden Joko Widodo memutuskan di bawah kepemimpinan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, kedua tim yakni Satgas Covid-19 dan Satgas Pemulihan Ekonomi digabungkan agar seiring senada supaya semuanya baik," ungkapnya.
"Saya rasa dengan kondisi hari ini kedua hal tersebut pasti harus berjalan seiringan," ujar Erick dalam konferensi pers secara virtual, di Jakarta, Senin (20/7/2020).
Baca Juga: Ditunjuk Jokowi Jadi Koordinator Pemulihan Ekonomi, Erick Thohir Lakukan Ini
Sebagai ketua pelaksana tim, Erick mengungkapkan bahwa program yang nantinya dirumuskan oleh selalu membawahi kepentingan dari kedua aspek tersebut. Hal itu, kata dia, yang menjadi poin utama Tim Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Penanganan Covid-19 dibentuk. Erik menyebut dikotomi antara kesehatan dan ekonomi akan memberikan dampak negatif bagi masyarakat. Di mana, istilah normal baru kemudian disalahartikan sehingga masyarakat menjalankan aktivitas secara bebas tanpa melakukan disiplin protokol kesehatan. Sehingga membuat jumlah kasus terinfeksi terus bertambah.
Akibatnya, imbuhnya, bisa terjadi gelombang kedua pandemi Covid-19. Hal ini, kata Erick, sangat berdampak terhadap sektor pertumbuhan perekonomian nasional akibat banyak sektor bisnis yang belum membuka kegiatan usahanya. "Hal-hal tersebut saya rasa semua ada irisannya, setipis apapun alasannya kita harus lakukan secara bersama. Karena itu mengapa Bapak Presiden Joko Widodo memutuskan di bawah kepemimpinan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, kedua tim yakni Satgas Covid-19 dan Satgas Pemulihan Ekonomi digabungkan agar seiring senada supaya semuanya baik," ungkapnya.
Lihat Juga :