Airlangga: Investasi Rempang Eco-City Batam Ditargetkan Capai Rp50 Triliun
Rabu, 12 April 2023 - 17:46 WIB
loading...
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. FOTO/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menargetkan investasi pengembangan Kawasan Rempang Eco-City Batam mencapai Rp50 triliun. Pengembangan Kawasan Rempang KPBPB Batam ini diharapkan mampu mendorong pertumbhan ekonomi khususnya di Kepulauan Riau.
"Dalam 2 tahun terakhir di 2022 kalau tidak salah investasinya Rp18 triliun. Kemudian, investasi sebelumnya Rp25 triliun," ujar Airlangga dalam Launching Program Pengembangan Kawasan Rempang KPBPB Batam di Jakarta, Rabu (12/4/2023).
Baca Juga: Airlangga Lepas Mudik Gratis Bareng Golkar ke Jateng, Yogya, hingga Bengkulu
Dia berharap target Rp50 triliun masih belum tercapai, diharapkan akan tercapai oleh PT Makmur Elok Graha (MEG) sebagai pengembang kawasan. Airlangga menyebutkan pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau sebesar 5,09% dan Batam sebesar 6,84% menjadi momentum yang baik dalam pengembangan atau Rempang Eco-City.
Lebih lanjut, pengembangan kawasan ini merupakan bagian perencanaan untuk menumbuhkan kembali potensi kawasan. Adapan pengembangan kawasan ini merupakan bagian dari pengembangan Batam, Bintan, dan Karimun. "Khusus dalam perencanaan induk pengembangan KPBPB ini diharapkan Perpres segera ditetapkan oleh Presiden," ucap Airlangga.
"Dalam 2 tahun terakhir di 2022 kalau tidak salah investasinya Rp18 triliun. Kemudian, investasi sebelumnya Rp25 triliun," ujar Airlangga dalam Launching Program Pengembangan Kawasan Rempang KPBPB Batam di Jakarta, Rabu (12/4/2023).
Baca Juga: Airlangga Lepas Mudik Gratis Bareng Golkar ke Jateng, Yogya, hingga Bengkulu
Dia berharap target Rp50 triliun masih belum tercapai, diharapkan akan tercapai oleh PT Makmur Elok Graha (MEG) sebagai pengembang kawasan. Airlangga menyebutkan pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau sebesar 5,09% dan Batam sebesar 6,84% menjadi momentum yang baik dalam pengembangan atau Rempang Eco-City.
Lebih lanjut, pengembangan kawasan ini merupakan bagian perencanaan untuk menumbuhkan kembali potensi kawasan. Adapan pengembangan kawasan ini merupakan bagian dari pengembangan Batam, Bintan, dan Karimun. "Khusus dalam perencanaan induk pengembangan KPBPB ini diharapkan Perpres segera ditetapkan oleh Presiden," ucap Airlangga.
Lihat Juga :