Siap-siap, Pemerintah Bagikan Bansos Ayam dan Telur Mulai Besok
Jum'at, 14 April 2023 - 17:07 WIB
loading...
Pemerintah akan menyalurkan bansos ayam dan telur mulai besok, Sabtu (15/4/2023). FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan bantuan sosial (bansos) ayam dan telur mulai disalurkan besok, Sabtu (15/4). Pada tahap awal, ada 58.000 keluarga rentan stunting (KRS) yang ditetapkan sebagai penerima.
"Besok nanti mungkin di Jawa, sekarang start di Jawa sampai dengan Lebaran," ungkap Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (14/4/2023).
Baca Juga: Badan Pangan Punya Misi Lain dari Penyaluran Bansos Telur kepada 1,46 Juta Masyarakat
Adapun total penerima bansos ayam dan telur 2023 mencapai 1,4 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang masuk kategori KRS alias kekurangan asupan gizi. Dia mengatakan 58.000 keluarga rentan stunting sebagai penerima bansos berasal dari pulau Jawa.
Dia memastikan penyaluran bansos dilakukan hingga Lebaran tahun ini. Skema distribusi bansos ayam dan telur dilakukan secara door to door, by name by address. Adapun data penerima berdasarkan data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). "Sekali kali, kita berikan produk yang bagus kepada masyarakat, jangan kalau bantuan barangnya jelek," ujarnya.
"Besok nanti mungkin di Jawa, sekarang start di Jawa sampai dengan Lebaran," ungkap Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (14/4/2023).
Baca Juga: Badan Pangan Punya Misi Lain dari Penyaluran Bansos Telur kepada 1,46 Juta Masyarakat
Adapun total penerima bansos ayam dan telur 2023 mencapai 1,4 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang masuk kategori KRS alias kekurangan asupan gizi. Dia mengatakan 58.000 keluarga rentan stunting sebagai penerima bansos berasal dari pulau Jawa.
Dia memastikan penyaluran bansos dilakukan hingga Lebaran tahun ini. Skema distribusi bansos ayam dan telur dilakukan secara door to door, by name by address. Adapun data penerima berdasarkan data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). "Sekali kali, kita berikan produk yang bagus kepada masyarakat, jangan kalau bantuan barangnya jelek," ujarnya.
Lihat Juga :