Bisnis Outlet Nggak Laku, Pengusaha Pakaian Genjot Pasar Online
Senin, 20 Juli 2020 - 23:58 WIB
loading...
A
A
A
Apalagi belum diketahui secara pasti kapan wabah corona bakal berakhir karena hingga saat ini belum ditemukan vaksin yang resmi dikeluarkan oleh organisasi kesehatan dunia (World Health Organization/WHO). "Transformasi bisnis ke digital menjadi salah satu usaha untuk bertahan di tengah pandemi corona. Kalau memang belum ada vaksin, mau enggak mau harus pindah ke online," tandas dia.
Lihat Juga: Transformasi Bisnis Melalui Teknologi dan Digital Platform
Dia mengatakan sejak aktif menggeluti bisnis online, Dobujack mulai melakukan penetrasi bisnis di berbagai media sosial dan platform e-commerce. Penjualan pun melesat hingga dua kali lipat dibandingkan saat bertumpu bisnis secara offline. "Saat Lebaran penjualan naik 200% dengan online. Kalau outlet otomatis enggak jalan karena Covid-19," tuturnya.
Dia menandaskan guna memaksimalkan penjualan online, Dobujack memanfaatkan platform e-commerce seperti Shopee hingga Tokopedia. Dobujack juga ikut dalam gelaran kerja sama event organizer (EO) pameran fashion dengan platform e-commerce. "Beberapa EO kerja sama dengan Shopee. Kami ikut dan kami juga menyiapkan promo, misalnya up 50 persen untuk item tertentu," tutur dia.
Lihat Juga: Transformasi Bisnis Melalui Teknologi dan Digital Platform
Dia mengatakan sejak aktif menggeluti bisnis online, Dobujack mulai melakukan penetrasi bisnis di berbagai media sosial dan platform e-commerce. Penjualan pun melesat hingga dua kali lipat dibandingkan saat bertumpu bisnis secara offline. "Saat Lebaran penjualan naik 200% dengan online. Kalau outlet otomatis enggak jalan karena Covid-19," tuturnya.
Dia menandaskan guna memaksimalkan penjualan online, Dobujack memanfaatkan platform e-commerce seperti Shopee hingga Tokopedia. Dobujack juga ikut dalam gelaran kerja sama event organizer (EO) pameran fashion dengan platform e-commerce. "Beberapa EO kerja sama dengan Shopee. Kami ikut dan kami juga menyiapkan promo, misalnya up 50 persen untuk item tertentu," tutur dia.
(nng)
Lihat Juga :