Pedagang Baju Pasar Tanah Abang Curhat, Mudik Lebaran Bikin Omzet Anjlok 50 Persen

Kamis, 20 April 2023 - 15:39 WIB
loading...
Pedagang Baju Pasar...
Pedagang baju Pasar Tanah Abang mengeluh omzetnya berkurang drastis saat Ramadan tahun ini. Foto/AdveniaElisabeth/MPI
A A A
JAKARTA - Para pedagang baju di pasar Tanah Abang mengeluh lantaran omzet mereka menurun pada Ramadan tahun ini. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, penurunan omzet itu bisa mencapai 50%.

Baca juga: Sejarah Pasar Tanah Abang, Dibangun Belanda 1735 Selalu Ramai Pengunjung Tiap Lebaran

Berdasarkan pantauan MNC Portal, kondisi pasar juga mulai terlihat sepi. Masyarakat yang datang tidak banyak yang menenteng barang belanjaan dalam jumlah banyak.

Vina, salah satu pedagang, menuturkan, omzetnya turun 50% pada Ramadan tahun ini. Jika Ramadan tahun lalu omzetnya bisa mencapai Rp15 juta per hari, namun tahun ini hanya mampu meraup Rp7-8 juta per hari.

"Turun, lebih banyak tahun lalu. Kalau tahun lalu itu bisa dapat Rp15 juta, kalau sekarang cuma dapat Rp7-8 juta per hari," ungkapnya saat ditemui MNC Portal, Kamis (20/4/2023).

Vina menuturkan, penurunan pembeli tahun ini diperkirakan karena imbas dari aturan mudik yang sudah tidak ada pembatasan seperti tahun lalu. Sehingga masyarakat lebih memilih mengeluarkan uang untuk keperluan mudik dibandingkan belanja keperluan Lebaran, khususnya baju.

Lanjut dia, pembeli di Pasar Tanah Abang lebih didominasi orang perantau dibandingkan orang lokal. Makanya, ketika tahun ini perantau banyak yang mudik, pembeli Pasar Tanah Abang jadi menurun.

"Tahun ini lebih sepi daripada Lebaran tahun lalu. Karena tahun lalu itu banyak orang daerah yang belanja. Misalnya dari Makasar, Medan. Kalau sekarang jarang. Kebanyakan yang beli orang sini," papar Vina.

"Daya beli masyarakatnya turun. Mungkin karena banyak yang mudik. Jadi uangnya dipake buat mudik. Kalau dulu kan masih ada aturan mudik, jadi enggak semuanya mudik. Makanya sebagian dari mereka uangnya untuk belanja," sambung Vina.

Hal senada juga dikatakan Sahrul. Pedagang baju koko itu menyebut bahwa tahun ini pendapatannya menurun. Ia hanya bisa meraup banyak keuntungan saat sebelum puasa saja. Sedangkan saat puasa pembeli menurun.

Sebelum puasa ia bisa mengantongi pendapatan Rp15 juta per hari, namun kini saat momen puasa hanya bisa mengantongi Rp10 juta per hari.

"Untuk omzet sebelum puasa itu seharinya Rp15 juta, semenjak puasa untuk hari-hari biasa Rp10 juta. Kalau weekend bisa lebih tapi nggak banyak juga. Dibanding tahun lalu lebih enakan tahun lalu, nggak tau kenapa, atau karena isu resesi itu, makanya daya beli masyarakat turun," kata Sahrul.

Baca juga: Dihujani Tembakan KKB, TNI Berhasil Evakuasi 4 Jenazah Prajurit

Dia juga bilang, pembeli ditokonya biasanya didominasi oleh perantau. Namun karena tahun ini banyak yang memilih mudik, jadi para perantau tersebut mengurungkan niatnya untuk berbelanja.

"Sebelum puasa pembeli kebanyakan orang daerah, kaya dari Manado, Makasar, Sumatra. Biasanya mereka beli borongan," jelasnya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasar Keuangan Berubah...
Pasar Keuangan Berubah selama Ramadan? Pemeriksaan Realitas Berbasis Data
Ramadan Penuh Berkah,...
Ramadan Penuh Berkah, Hadiah MotionBank Melimpah
69.000 Lebih Momen Kesegaran...
69.000 Lebih Momen Kesegaran Dihadirkan Coca-Cola Indonesia selama Ramadan
Apakah Ramadan Bulan...
Apakah Ramadan Bulan Sepi bagi Pasar atau Hanya Salah Paham? Ini Faktanya
MNC Sekuritas dan MNC...
MNC Sekuritas dan MNC Peduli Berbagi Kehangatan Ramadan Bersama Anak Yatim
Pertamina Beri Diskon...
Pertamina Beri Diskon Harga Avtur 10%, Tiket Pesawat Bakal Turun?
Ramadan Penuh Makna:...
Ramadan Penuh Makna: Berbagi dan Menjaga Kepedulian Sosial di Bulan Suci
Suara 1.000 Bedug Siap...
Suara 1.000 Bedug Siap Menggema di Bundaran HI saat Malam Takbiran
Jurus Dharma Jaya Tekan...
Jurus Dharma Jaya Tekan Harga Ayam Hidup: Gandeng Penyewa RPH Pulogadung
Rekomendasi
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
Waspadai Penyakit yang...
Waspadai Penyakit yang Rentan Menyerang saat Mudik Lebaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved