Ekonom: Investasi Mandek Akibat Kekhawatiran Prospek Ekonomi

Selasa, 21 Juli 2020 - 12:43 WIB
loading...
Ekonom: Investasi Mandek...
Prospek ekonomi jadi faktor penentu target investasi. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Prospek investasi selama masa pandemi tahun ini mengalami tekanan cukup dalam, baik yang bersumber dari pemerintah maupun swasta. Prospek ekonomi yang suram tahun ini mendorong pemerintah memangkas belanja besar-besaran, khususnya belanja modal.

Direktur Eksekutif CORE Indonesia Mohammad Faisal mengatakan sektor swasta, termasuk BUMN, juga mengurangi target investasi mereka sejalan dengan proyeksi pelemahan permintaan domestik dan perlambatan ekspor. Dampaknya, kontrak proyek-proyek baru, khususnya di bidang konstruksi dan perumahan yang menjadi penyumbang utama investasi tetap, turun cukup tajam.

"Beberapa proyek yang sebelumnya telah berjalan terpaksa dihentikan akibat aliran likuiditas untuk membiayai proyek-proyek tersebut semakin seret," kata Faisal saat diskusi online CORE Midyear Review 2020, di Jakarta, Selasa (21/7/2020).

Baca Juga: Jokowi: Kita Tidak Bisa Mengharapkan Lagi Namanya Investasi

Investasi barang modal non-konstruksi juga turun akibat respons pelaku bisnis, terutama pada sektor manufaktur, terhadap kontraksi permintaan domestik dan global. Ada beberapa indikator yang menunjukkan kontraksi investasi tersebut. Di antaranya adalah turunnya beberapa leading indicator investasi tetap, seperti realisasi modal pemerintah, impor barang modal, dan investasi langsung, baik PMA ataupun PMDN. Belanja modal pemerintah hingga bulan Juni mengalami kontraksi sebesar 7,3% (yoy).

Baca Juga: Realisasi Investasi Diprediksi Menurun, Ini Strategi BKPM

Kemudian, impor barang modal mengalami kontraksi sebesar 19% (yoy) periode Januari-Mei 2020. Investasi langsung tahun ini juga akan tertahan. "Para investor diperkirakan masih pesimis untuk berekspansi akibat kebijakan pembatasan sosial yang terjadi di berbagai tempat sehingga menyebabkan lesunya permintaan dan tersendatnya Global Supply Chain," ungkap dia
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Investor Mulai Investasi Reksa Dana lewat Promo Bonus Unit Penyertaan 100%
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
Di Tengah Tren Trading,...
Di Tengah Tren Trading, Aplikasi Berizin dan Regulasi Kian Penting Lindungi Investor
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Pilot Amerika Serikat...
Pilot Amerika Serikat Korban Serangan KKB di Yahukimo Diduga Tewas Ditembak Jarak Dekat
Menag Sebut Pesantren...
Menag Sebut Pesantren Sekolah Paling Aman Dunia dan Akhirat
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
Berita Terkini
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved