Lebaran Bikin Garuda Lebih Cuan, Pendapatan GIAA Bisa Naik hingga USD30 Juta
Rabu, 26 April 2023 - 18:23 WIB
loading...
Libur Lebaran 2023 menjadi momentum emas bagi bisnis transportasi, termasuk penerbangan. Foto/Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Libur Lebaran 2023 menjadi momentum emas bagi bisnis transportasi, termasuk penerbangan. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menyatakan, arus mudik dan arus balik Lebaran menjadi sentimen positif bagi perseroan. Pasalnya, momentum ini diperkirakan dapat mengerek pendapatan emiten berkode saham GIAA itu hingga USD30 juta.
Mengutip 1st Session Closing IDX Channel, pada kondisi normal perseroan pelat merah itu biasanya mengantongi pendapatan USD150 juta. Namun, pada periode Lebaran tahun ini, pendapatan bulanan GIAA dapat tumbuh 5-10%.
Selama arus mudik Lebaran, maskapai nasional itu telah menyiapkan sebanyak 53 unit pesawat, serta 33 unit pesawat Citilink Indonesia. Secara total, GIAA menyediakan sekitar 1,2 juta tempat duduk selama periode lebaran 2023.
Upaya optimalisasi tersebut dilakukan melalui pengoperasian pesawat berbadan lebar hingga peningkatan frekuensi penerbangan, utamanya pada rute-rute dengan permintaan yang tinggi.
Ketersediaan kursi penerbangan GIAA di periode Lebaran tahun ini naik signifikan hingga mencapai 45% dibanding periode peak season pada 2022 lalu.
Adapun, kapasitas penerbangan akan dioptimalkan di rute-rute high demand seperti Jakarta-Padang, Jakarta-Semarang, Jakarta-Solo, Jakarta-Yogyakarta, Jakarta-Denpasar.
Baca juga: Penumpang Meningkat 25 Persen saat Lebaran, Industri Penerbangan Mulai Bangkit
Mengutip 1st Session Closing IDX Channel, pada kondisi normal perseroan pelat merah itu biasanya mengantongi pendapatan USD150 juta. Namun, pada periode Lebaran tahun ini, pendapatan bulanan GIAA dapat tumbuh 5-10%.
Selama arus mudik Lebaran, maskapai nasional itu telah menyiapkan sebanyak 53 unit pesawat, serta 33 unit pesawat Citilink Indonesia. Secara total, GIAA menyediakan sekitar 1,2 juta tempat duduk selama periode lebaran 2023.
Upaya optimalisasi tersebut dilakukan melalui pengoperasian pesawat berbadan lebar hingga peningkatan frekuensi penerbangan, utamanya pada rute-rute dengan permintaan yang tinggi.
Ketersediaan kursi penerbangan GIAA di periode Lebaran tahun ini naik signifikan hingga mencapai 45% dibanding periode peak season pada 2022 lalu.
Adapun, kapasitas penerbangan akan dioptimalkan di rute-rute high demand seperti Jakarta-Padang, Jakarta-Semarang, Jakarta-Solo, Jakarta-Yogyakarta, Jakarta-Denpasar.
Baca juga: Penumpang Meningkat 25 Persen saat Lebaran, Industri Penerbangan Mulai Bangkit
Lihat Juga :