Tips dari Bapanas Dapatkan Harga Daging Ayam Murah di Pasar Tradisional: Jangan Pakai Baju Rapi!

Kamis, 27 April 2023 - 14:44 WIB
loading...
Tips dari Bapanas Dapatkan...
Harga daging ayam di pasar tradisional ditentukan oleh lokasi dan juga tipe pembeli. Foto/AldhiChandra/MPI
A A A
JAKARTA - Harga daging ayam di pasar tradisional usai Lebaran tembus Rp50.000 per kg. Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan harga tersebut memang terjadi di beberapa daerah, dan tergantung lokasi penjualan.

Baca juga: Bansos Telur dan Daging Ayam Mulai Disalurkan Hari Ini

Deputi I Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa menerangkan, ada beberapa faktor penyebab sehingga pedagang menjual daging ayam dengan harga tinggi. Di antaranya, lokasi lapak pedagang.

Menurut I Gusti, jika konsumen membelinya di lapak pedagang yang berada di luar, maka harga yang dipatok bisa tinggi. Beda jika konsumen membelinya di dalam, maka harganya bisa lebih murah.

"Ayam itu harganya variatif. Saya mengalami langsung kemarin waktu beli di pasar sederhana, saya langsung turun. Begitu kami masuk melihat harga, enak tuh di dalam (murah), tapi begitu saya ke luar harganya tinggi. Jadi itu seninya pasar tradisional. Belum lagi kalau mereka melihat pembelinya itu pakai baju rapi, bisa beda lagi harganya," ujar Ketut kepada awak media di Kantor Kementerian Perdagangan, Kamis (27/4/2023).

"Jadi kalau mau beli ayam di pasar itu enggak boleh di satu pedagang. Pilih-pilih yang lain juga mana yang harganya murah. Karena variatif harganya," tambahnya.

Lebih lanjut Ketut menjelaskan, faktor lainnya bisa disebabkan karena ukuran ayam yang berbeda-beda. Jika ukuran ayam di bawah 1,2 kg diberi harga Rp50.000, maka itu sudah termasuk tinggi. Begitu juga dengan ukuran di atas 1,2 kg. Pasalnya, harga ayam ukuran besar di atas 1,2 kg, paling tidak harganya di sekitar Rp35.000-37.000.

"HAP-nya (harga acuan pembelian) kan Rp27.000, jadi kalau sudah melebih itu jauh (bisa tembus Rp50.000) itu sudah dikatakan tinggi," imbuhnya.

Di samping itu, Ketut juga tidak menampik bahwa beberapa hari ini harga daging ayam mengalami kenaikan 3-5%. Namun, menurutnya, harga yang terjadi beberapa hari ini masih di tingkat wajar. Beberapa pedagang dan pembeli yang didatangi Bapanas pun tidak banyak yang mengeluh dengan harga saat ini.

"Kami langsung ke lapangan hampir semua melaporkan bahwa ada kenaikan memang sedikit, ada yang 3% sampai 5%. Makanya kami selalu katakan masih dalam kondisi wajar," kata Ketut.

"Saya sendiri nanya juga langsung ke konsumen, Bu bagaimana, mereka bilang wajar. Sebagian besar pedagang juga kami tanya hampir 10 orang tidak ada yang mengeluh. Seperti yang saya sampaikan tadi harga di pasar tradisional itu bervariatif," terangnya.

Baca juga: Kecelakan Arus Mudik Turun Drastis, Korban Meninggal Berkurang 72%

Kendati demikian, terkait gejolak harga ayam ini, Bapanas akan berdiskusi dengan pihak terkait untuk mencari solusinya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dirut Bulog Sidak Keliling...
Dirut Bulog Sidak Keliling di Semarang, Pastikan Harga dan Pasokan Pangan Aman
Puasa Belum Satu Pekan,...
Puasa Belum Satu Pekan, Ada Temuan Minyakita Dijual di Atas HET
Mendag Sangkal Harga...
Mendag Sangkal Harga Daging Ayam Naik Gegara MBG
Bapanas Ancam Pemain...
Bapanas Ancam Pemain di Balik Kelangkaan Minyak Goreng
Beras SPHP 2026 Mulai...
Beras SPHP 2026 Mulai Disalurkan Februari, Masyarakat Bisa Beli hingga 25 Kg
Program SPHP Beras Dipastikan...
Program SPHP Beras Dipastikan Berlanjut di 2026, Stok Beras Bulog 3,2 Juta Ton
Presiden Prabowo: Indonesia...
Presiden Prabowo: Indonesia Kini Dihormati Dunia karena Berhasil Swasembada Pangan
Gerebek Pasar Tambun,...
Gerebek Pasar Tambun, Aldi Taher dan Lemonilo Sapa Para Pengunjung
Ikuti Perkembangan Zaman,...
Ikuti Perkembangan Zaman, Pasar Santa Direvitalisasi agar Lebih Modern
Rekomendasi
Perbedaan SPMB Bersama...
Perbedaan SPMB Bersama dan PMB Sekolah Swasta Gratis Jakarta 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya
Asprov PSSI Banyak Dipimpin...
Asprov PSSI Banyak Dipimpin Plt Ketua, Tata Kelola Federasi Dipertanyakan
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Berita Terkini
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Infografis
Jangan Sembarangan,...
Jangan Sembarangan, Ini Tips Menyimpan Daging Kurban di Kulkas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved