AS Terancam Gagal Bayar Utang Rp461.000 Triliun, Indonesia Kena Dampak?

Selasa, 02 Mei 2023 - 13:24 WIB
loading...
A A A
Menurutnya situasi di sektor keuangan yang akan terdampak apabila Amerika Serikat mengalami gagal bayar utang. Mulai fluktuasi nilai tukar rupiah, hingga bisa berdampak ke sektor rill. "Tetapi biasanya akan berdampak ke sektor keuangan dulu," kata Eko.

Selain itu, urutan pangsa pasar ekspor non migas terbesar Indonesia adalah China, kedua Amerika Serikat, Jepang, India, Malaysia, dan Singapura. Oleh sebab itu tidak menampik kemungkinan gagal bayar utang Amerika akan sedikit berpengaruh juga terhadap perekonomian Indonesia.

Baca Juga: Gawat, Amerika Serikat Terancam Kehabisan Uang Tunai per 1 Juni 2023

Namun, melalui kerjasama Bank Indonesia (BI) dengan beberapa bank sentral negara lain lewat Local Currency Settlement (LCS) merupakan suatu langkah yang positif, karena dengan mendiversifikasi kebutuhan valas bukan hanya pada dolar AS, bakal mengurangi risiko tekanan terhadap nilai tukar rupiah.

"Pada titik itu bagus untuk stabilitas nilai tukar rupiah, dan momentumnya tepat saat ini, karena kita tidak melakukan sendirian, ada China, India dan beberapa negara lainnya," tutupnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Rekomendasi
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Berita Terkini
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved