Starbucks Cetak Laba Didorong Pemulihan Aktivitas di China

Rabu, 03 Mei 2023 - 15:00 WIB
loading...
Starbucks Cetak Laba...
Starbucks mencetak laba didorong aktivitas pemulihan ekonomi di China. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Starbucks Corp mengalahkan estimasi Wall Street dalam laba kuartalan didukung oleh pemulihan di China meskipun sahamnya turun 6% dalam perdagangan.

Mengutip Reuters, laba perusahaan didorong pencabutan pembatasan Covid-19 di China dengan mobilitas dan belanja konsumen di wilayah tersebut meningkat tajam di bulan Maret. Meski begitu, beberapa analis memperkirakan pertumbuhan di China akan tetap berada di zona merah setelah anjlok 29% pada kuartal sebelumnya.

Baca Juga: Masuk Indomaret, Kopi Starbucks Diserbu Pembeli

Starbucks membukukan kenaikan 3% dalam penjualan yang sebanding di China pada kuartal kedua yang berakhir pada tanggal 2 April, membantu meningkatkan penjualan internasional 7%, lebih dari dua kali lipat kenaikan 2,94% dari perkiraan rata-rata analis, menurut data Refinitiv.

Chief Financial Officer Rachel Ruggeri mengatakan meskipun pemulihan di China lebih baik dari yang diperkirakan perusahaan, pertumbuhan rata-rata penjualan akan lebih moderat di paruh kedua.

"Kami telah melihat hal ini mulai moderat," katanya, mencatat ketidakpastian tentang perilaku konsumen dan perjalanan internasional.

"Jadi, ketika kami mempertimbangkan semua itu, ketika kami melihat panduan kami untuk setahun penuh. Kami percaya bahwa menegaskan kembali panduan kami memungkinkan kami untuk terus menyampaikan momentum, tetapi juga untuk kepercayaan diri yang kami miliki saat masih menavigasi lingkungan yang agak tidak pasti secara global," kata dia.

Baca Juga: Baru Pertama Kali Cicip Kopi Starbucks, Nenek Italia Ini Beri Review Menohok

Saham Starbucks secara luas telah mengungguli Indeks S&P 500 tahun ini, dan McDonald's Corp dan lainnya melaporkan kuartal yang kuat. Beberapa investor Starbucks mungkin telah mengambil untung setelah saham Starbucks melonjak 16 persen dalam lima minggu terakhir dengan "peningkatan yang cukup besar" ke dalam laporan pendapatan, catat analis Edward Jones, Brian Yarbrough.

Secara global, penjualan sebanding Starbucks yang berbasis di Seattle naik 11 persen, mengalahkan ekspektasi analis akan kenaikan 7,36 persen. Pelanggan lebih sering berkunjung dan menghabiskan lebih banyak per perjalanan, menurut rilis pendapatan. Tidak termasuk item satu kali, Starbucks memperoleh 74 sen per saham, mengalahkan perkiraan 65 sen.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Rekomendasi
UNJ Expo 2026 Dibuka,...
UNJ Expo 2026 Dibuka, Hadirkan Pameran Inovasi, Tes Kesehatan, hingga Kuliner Nusantara
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Berita Terkini
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved