Jungkir Balik! Dari Untung Rp14,5 Triliun, Bukalapak Jadi Tekor Rp1 Triliun
Kamis, 04 Mei 2023 - 15:51 WIB
loading...
Bukalapak mencatatkan kerugian pada kuartal I-2023. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Bukalapak .com Tbk di sepanjang kuartal I-2023 mencatatkan rugi bersih sekitar Rp1 triliun. Catatan ini berbanding terbalik dengan kinerja pada periode yang sama tahun lalu dengan laba bersih Rp14,5 triliun.
Baca juga: Digitalisasi Warung Mitra Bukalapak Punya Potensi Positif Jangka Panjang
Diketahui, rugi bersih kali ini terjadi karena turunnya nilai investasi dari PT Allo Bank Tbk. Di periode kuartal I-2022, Bukalapak mendapatkan laba yang substansial dari laba nilai investasi di PT Allo Bank Tbk.
Sementara itu, total processing value (TPV) tumbuh menjadi Rp40,5 triliun atau naik 19% pada kuartal pertama 2023. Pertumbuhan ini didorong oleh pertumbuhan year over year (YoY) dari marketplace dan TPV specialty verticals.
Berdasarkan laporan, 725 TPV Bukalapak berasal dari luar daerah Tier 1 di Indonesia. Pada tiga bulan pertama 2023 ini pendapatan Bukalapak tumbuh menjadi Rp1 triliun atau naik sebesar 28% YoY.
Seiring dengan itu, pendapatan mitra Bukalapak pada kuartal I-2023 meningkat sebesar 9% YoY menjadi Rp515 miliar. Marketplace menunjukkan pertumbuhan yang kuat dengan peningkatan pendapatan sebesar 77% YoY menjadi Rp517 miliar. Hal tersebut didorong oleh specialty verticals dengan take rate yang lebih tinggi.
Baca juga: Astronom Sebut Manusia Terancam Tertimpa Puing-puing Pesawat Antariksa
Perseroan turut membukukan adjusted earning before interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) sebesar minus Rp209 miliar pada kuartal I-2023 atau naik 44% YoY. Adjusted EBITDA terhadap TPV menunjukkan peningkatan dari minus 1,1% di kuartal I-2022 menjadi minus 0,5% di kuartal I-2023.
Baca juga: Digitalisasi Warung Mitra Bukalapak Punya Potensi Positif Jangka Panjang
Diketahui, rugi bersih kali ini terjadi karena turunnya nilai investasi dari PT Allo Bank Tbk. Di periode kuartal I-2022, Bukalapak mendapatkan laba yang substansial dari laba nilai investasi di PT Allo Bank Tbk.
Sementara itu, total processing value (TPV) tumbuh menjadi Rp40,5 triliun atau naik 19% pada kuartal pertama 2023. Pertumbuhan ini didorong oleh pertumbuhan year over year (YoY) dari marketplace dan TPV specialty verticals.
Berdasarkan laporan, 725 TPV Bukalapak berasal dari luar daerah Tier 1 di Indonesia. Pada tiga bulan pertama 2023 ini pendapatan Bukalapak tumbuh menjadi Rp1 triliun atau naik sebesar 28% YoY.
Seiring dengan itu, pendapatan mitra Bukalapak pada kuartal I-2023 meningkat sebesar 9% YoY menjadi Rp515 miliar. Marketplace menunjukkan pertumbuhan yang kuat dengan peningkatan pendapatan sebesar 77% YoY menjadi Rp517 miliar. Hal tersebut didorong oleh specialty verticals dengan take rate yang lebih tinggi.
Baca juga: Astronom Sebut Manusia Terancam Tertimpa Puing-puing Pesawat Antariksa
Perseroan turut membukukan adjusted earning before interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) sebesar minus Rp209 miliar pada kuartal I-2023 atau naik 44% YoY. Adjusted EBITDA terhadap TPV menunjukkan peningkatan dari minus 1,1% di kuartal I-2022 menjadi minus 0,5% di kuartal I-2023.
(uka)
Lihat Juga :