Pererat Kerja Sama Bilateral, Ini Tawaran Sandiaga Uno ke Korsel

Kamis, 04 Mei 2023 - 20:09 WIB
loading...
Pererat Kerja Sama Bilateral,...
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno menyambangi Korea Selatan bertemu langsung dengan Wakil Menteri Bidang Olahraga, Pariwisata dan Komunikasi Publik (MCTS), H.E Yongman CHO di Seoul, Korea Selatan pada Kamis (4/5/2023). FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pererat hubungan kerja sama dengan Korea Selatan, khususnya dalam bidang pariwisata dan ekonomi ereatif (parekraf), Menparekraf Republik Indonesia Sandiaga Salahuddin Uno menyambangi Korea Selatan. Dalam kesempatan tersebut, dirinya bertemu langsung dengan Wakil Menteri Bidang Olahraga, Pariwisata dan Komunikasi Publik (MCTS), H.E Yongman CHO di Seoul, Korea Selatan pada Kamis (4/5/2023).

Sandiaga Uno mengungkapkan kerja sama bilateral bidang pariwisata yang terjalin antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Korea Selatan sudah berlangsung sejak 17 tahun silam. Dalam MoU Kerja Sama Bidang Pariwisata yang ditandatangani di Jakarta, 4 Desember 2006 itu, tercatat lima bidang kerja sama yang disepakati, antara lain Promosi, Pengembangan Produk, Pendidikan dan Pelatihan melalui pertukaran informasi.

Baca Juga: Profil Nur Asia, Istri Sandiaga Uno yang Pebisnis Andal

Selanjutnya, Penelitian dan Pengembangan dan Kerja Sama Sektor Swasta. "Para pihak wajib mendorong usaha terkait pariwisata masing-masing, khususnya perjalanan lembaga dan lembaga lain, untuk menjalin kontak bisnis, untuk membuat program promosi investasi dan untuk bertukar pengalaman dan informasi," ungkap Sandiaga Uno.

"Juga mengembangkan program promosi bersama untuk dipasarkan di Indonesia dan Korea," tambahnya.

Merujuk hal tersebut, dirinya menawarkan pembaruan kerja sama dalam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Dalam sektor pariwisata, Sandiaga Uno menawarkan lima kerja sama terkini, antara lain konektivitas, sehingga Indonesia memiliki lebih banyak penerbangan langsung dari Korea ke Denpasar ke Jakarta, dan kota-kota lainnya.

"Saat ini tersedia penerbangan langsung Incheon-Soekarno Hatta-Incheon dengan maskapai penerbangan Garuda Indonesia, Korean Air dan OZ (Asiana) dan Incheon-Denpasar-Incheon," jelasnya.

Tawaran selanjutnya adalah meningkatkan kerja sama terpadu (Joint Promotion) dengan perusahaan dari Korea pada tahun 2024. Kerja sama ini diungkapkannya telah dilakukan oleh Hana dan Mode.

"Indonesia memerlukan rekomendasi dari KTO bagi yang potensial dan memenuhi syarat TA/TO dan grosir dari Korea," imbuhnya.

Kemudian, peningkatan program pertukaran pelajar, beasiswa atau kursus bagi mahasiswa Politeknik Pariwisata, pegawai asal Indonesia, serta program magang bagi mahasiswa. "Saat ini ada beasiswa kursus dari KOPIST (Korea Partnership Initiative for Sustainable Tourism), kami berharap ke depannya akan lebih banyak lagi pertukaran pelajar dari Korea dan Indonesia," ujar berharap.

Tawaran selanjutnya yang disampaikan Sandiaga Uno adalah mendukung usulan Indonesia menjadi Dewan Eksekutif United Nations World Tourism Organization (UNWTO). Kemudian, kemungkinan pencocokan bisnis antara Korea Selatan dan Indonesia.

Hal tersebut merujuk data wisatawan mancanegara asal Indonesia yang pernah berkunjung ke Korea Selatan dalam 10 tahun terakhir. Begitu juga dengan data wisatawan asal Korea Selatan yang berkunjung ke Indonesia.

Diketahui, Korea Selatan termasuk dalam 20 besar turis asing yang berkunjung ke Indonesia. Wisatawan asal Korea Selatan tercatat menduduki peringkat ke-11 dengan 121.273 kunjungan ke Indonesia pada tahun 2022.

"Tahun ini, kami menargetkan lebih tinggi kunjungan wisatawan asal Korea Selatan, yaitu mencapai 94.200-199.200 kunjungan," ungkapnya.

Sementara itu, dalam sektor ekonomi kreatif, Sandiaga Uno menyampaikan sejumlah penawaran kerja sama. Antara lain, kerja sama timbal balik dalam sektor ekonomi kreatif antara kedua negara, kemudahan akses pasar untuk produk ekonomi kreatif dari Indonesia ke Korea.

Selanjutnya, pertukaran program, pelatihan Pendidikan, peningkatan kapasitas, dan transfer ilmu di sektor ekonomi kreatif. Kemudian, memfasilitasi produksi bersama dan program co-branding dalam sektor ekonomi kreatif. "Serta berinvestasi dalam sektor ekonomi kreatif di Indonesia," ungkap Sandiaga Uno.

Tawaran kerja sama dalam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tersebut pun disambut baik oleh Wakil Menteri Bidang Olahraga, Pariwisata dan Komunikasi Publik Korea Selatan, H.E Yongman CHO. Dirinya menyampaikan tawaran tersebut sejalan dengan rencana bisnis Kementerian Budaya, Olahraga dan Pariwisata Korea Selatan.

Antara lain, mendorong K-contents untuk mengubah struktur ekspor Korea, yakni lewat mendukung siklus hidup untuk pelaku usaha dan perusahaan startup, mendukung permodalan KRW 790 miliar dalam sektor ekonomi kreatif.

Selanjutnya, pengembangan 10.000 konten kreator dan perusahaan konten kreatif ke 15 lokasi di luar negeri serta mendukung ekspor industri terkait melalui promosi K-brand dan K-expo. "Korea menjadi negara yang menarik secara budaya yang pertumbuhan nasionalnya didorong oleh K-culture, dan kebahagiaan masyarakat," ungkap Yongman.

Baca Juga: Soal Cawapres Ganjar, PPP Akui Nama Sandiaga Paling Banyak Diusulkan di Rapimnas

Usai menyampaikan paparan keduanya pun bertukar cenderamata. Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga Uno menyampaikan terima kasih atas penyambutan yang luar biasa. Sementara itu, Yongman meminta agar Sandiaga Uno bisa tinggal sejenak menikmati keindahan budaya Korea Selatan
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berhasil Lintasi Selat...
Berhasil Lintasi Selat Hormuz, 1 Juta Barel Minyak Tiba di Korsel
Indonesia-Korsel Garap...
Indonesia-Korsel Garap Kerja Sama Migas, Incar Sumber Daya di Laut Lepas
Prabowo Bawa Oleh-oleh...
Prabowo Bawa Oleh-oleh Investasi Rp173 Triliun dari Korea Selatan
Komite Generasi Muda...
Komite Generasi Muda OKTA Cabang Jakarta 2026 Resmi Meluncur
Kerja Sama Bilateral,...
Kerja Sama Bilateral, Business Matching Indonesia-Korea Digelar di Seoul
Tiga Negara Bersaing...
Tiga Negara Bersaing Garap Proyek Pembangkit Nuklir Pertama di Indonesia
Presiden Prabowo Anugerahkan...
Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Adipura ke PM India Narendra Modi
Prabowo dan PM Wong...
Prabowo dan PM Wong Sepakati 26 Kerja Sama, Pertahanan hingga Keselamatan Nuklir
Prabowo ke PM Singapura:...
Prabowo ke PM Singapura: Kalau Ada Salah Paham, Kita Selesaikan Terbuka
Rekomendasi
Tanda Allah Menutup...
Tanda Allah Menutup Aib Seseorang, Ini Pesan Mendalam Habib Umar bin Hafizh
Bakal Hadiri Prosesi...
Bakal Hadiri Prosesi Pemakaman Ayatulloh Khamenei, Ketua MPR: Saya Diutus Presiden
6 Pemakaman Artis Paling...
6 Pemakaman Artis Paling Mewah di Dunia, Ada yang Menghabiskan Rp16 Miliar
Berita Terkini
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved