Erick Thohir Geram dengan Para Dirut BUMN, Ada Apa?

Jum'at, 05 Mei 2023 - 14:12 WIB
loading...
Erick Thohir Geram dengan...
Erick Thohir mengkritik perilaku direksi BUMN yang gemar dilayani. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir geram terhadap direksi perusahaan pelat merah yang memosisikan diri sebagai pejabat. Akibatnya, para direksi itu menjadi gemar dilayani, dan bukan melayani.

Baca juga: Erick Thohir Ungkap Tantangan Mencari Dirut Baru untuk Waskita

Kritikan itu disampaikan Erick saat mengumpulkan seluruh direktur utama perseroan di Kementerian BUMN pada Rabu lalu (3/5/2023). Dia pun memberikan peringatan agar bos-bos BUMN tidak senang dilayani.

"Saya baru ketemu dirut, saya bilang kalian memosisikan diri selalu sebagai pejabat, akhirnya senang dilayani. Padahal fungsi kita salah satunya pelayanan," ungkap Erick, Jumat (5/5/2023).

Dia juga meminta petinggi BUMN membuka diri, khususnya merespons isu sensitif mengenai perseroan. Sikap responsif juga harus dibarengi dengan empati, bukan bertindak arogansi.

Di lain sisi, Erick juga menyinggung kerajaan-kerajaan dalam BUMN yang terindikasi ketika hendak dilakukan merger. Situasi itu bisa dikikis dengan program Rekrutmen Bersama BUMN 2023 yang sudah diputuskan digelar secara bersamaan.

"Kenapa rekrutmen kita gabungkan, tidak lagi sendiri-sendiri, karena kita mau menciptakan kebersamaan BUMN," ucapnya.

Menurutnya, penyatuan visi acapkali terhambat akibat adanya ego masing-masing BUMN. Karena itu, dengan program rekrutmen bersama, Erick berharap kedekatan antar-perusahaan semakin erat dan baik.

Baca juga: Argentina vs Timnas Indonesia di FIFA Matchday 2023: Antara 15 atau 19 Juni

"Kalau dari muda sudah bersama, siapa tahu nanti jadi manager atau direktur, ada kebersamaan karena dulu pernah sama-sama digembleng, diajarkan fungsi BUMN sebagai pelayan publik, bukan pejabat publik," kata dia.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
10 Perusahaan Diduga...
10 Perusahaan Diduga Manipulasi Nilai Ekspor Sawit, Gapki Buka Suara
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Ekonom Ingatkan Risiko...
Ekonom Ingatkan Risiko Ekspor Satu Pintu Jadi Monopoli Birokrasi Baru
BUMN Ekspor PT DSI Bakal...
BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Menggugat Ilusi Kapitalisme...
Menggugat Ilusi Kapitalisme Negara
Rekomendasi
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Nana Mirdad hingga Maia Estianty Ikut Resah
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
Infografis
Ada Indonesia, Berikut...
Ada Indonesia, Berikut 10 Negara dengan Janda Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved