Belajar Usaha Membangun Perumahan untuk Pemula

Rabu, 22 Juli 2020 - 09:55 WIB
loading...
Belajar Usaha Membangun...
Foto/dok
A A A
JAKARTA - Agus kwiswandi Basyari
Pitaloka Land

Setelah beberapa pekan lalu, ditulis tentang bagaimana menjadi seorang pengusaha properti yang dimulai dari terlibat dalam pemasaran (penjual) dan mencoba menjadi investor properti. Tulisan pekan ini akan menguraikan bagaimana memulai usaha properti dengan melakukan pembangunan perumahan.

Bagi yang berminat memiliki usaha di bidang properti, tulisan pekan ini bisa memberikan gambaran bagaimana cara memulai usaha dan pengetahuan apa saja yang harus dimiliki sebagai penunjang usaha tersebut. Sebenarnya, usaha properti dapat dilakukan dengan memulai pekerjaan membangun proyek hunian (perumahan), gedung perkantoran, gudang, atau apa saja yang sifatnya membangun atau melakukan pekerjaan sipil, baik untuk dijual maupun disewakan. (Baca: Yuk Manfaatkan Peluang, Anak Milenial Juga Bisa Bisnis Properti)

Tulisan ini akan menjelaskan usaha properti dengan membangun perumahan. Proyek pembangunan perumahan pada umumnya diproyeksikan untuk dijual sehingga langkah awal yang perlu diperhitungkan secara matang adalah lokasi proyek yang akan dibangun.

Secara umum lokasi proyek yang dipilih bisa terbagi menjadi dua kategori, yakni sunrise dan sunset. Lokasi yang bersifat sunrise adalah tempat di mana lokasi tersebut benar-benar merupakan lahan baru dengan kategori jauh dari permukiman yang sudah ada, jauh dari fasilitas-fasilitas umum seperti pasar, stasiun, rumah sakit, dan fasilitas pendidikan.

Lokasi yang bersifat sunrise biasanya diperhitungkan berdasarkan rencana pengembangan kota yang akan dibangun seperti fasilitas umum di atas. Walhasil, pertimbangan lokasi yang bersifat sunrise adalah adanya rencana pengembangan kota di wilayah tempat lokasi dipilih.

Sementara lokasi yang bersifat sunset adalah lokasi di mana lingkungan sudah terbentuk. Lokasi sunset berada di wilayah di mana permukiman sudah terbentuk, bahkan mungkin sudah ada perumahan-perumahan juga fasilitas umum sebagai penunjang kehidupan sosial sudah ada di sekitar lokasi sunset tersebut.

Biasanya pemilihan lokasi yang bersifat sunset adalah kedekatan calon konsumen (user) yang tidak jauh dari lahan yang dibangun. Calon konsumen berada di sekitar lokasi yang dipilih. Sebagai contoh, perumahan-perumahan yang sudah ada adalah potensi calon konsumen dimaksud, di mana penghuni perumahan tersebut sudah memiliki keturunan (anak) yang secara usia sudah membutuhkan hunian baru. Mereka juga pada umumnya memilih hunian yang tidak jauh dari rumah orang tuanya. (Baca juga: Menikmati Eksotika Danau Singkarak dari Ketinggian Aur Serumpun)

Pertimbangan pemilihan lokasi baik yang bersifat sunrise maupun yang bersifat sunset diperlukan kajian secara cermat dan matang. Walhasil, proyek yang dibangun bisa dilaksanakan sesuai dengan target yang direncanakan, baik dari sisi rencana penjualan, rencana pembangunan, maupun dari sisi waktu yang ditargetkan.

Berbicara tentang lokasi, erat kaitannya dengan permasalahan legalitas lahan. Persoalan legalitas lahan memiliki sifat yang sangat penting sehingga diperlukan langkah check and recheck. Walhasil, lahan yang dipilih memiliki legalitas yang sah secara hukum atau tidak bersengketa, jelas hak kepemilikannya, jelas secara ukuran, dan jelas secara harga yang ditawarkan. (Lihat videonya: Miris, Tak Punya HP Anak Pemulung Numpang Belajar di Rumah Tetangga)

Setelah didapat lokasi yang akan dibangun dan secara legalitas lahan dinyatakan clear and clean, langkah berikutnya yang harus dilakukan adalah membuat perencanaan dari sisi teknik, yaitu membuat siteplan, berdasarkan luas, bentuk, dan kontur lahan.

Dalam kegiatan ini disarankan melibatkan tenaga-tenaga ahli, seperti ahli teknik sipil sehingga siteplan yang dibuat bisa menggambarkan rencana proyek, baik dari sisi lahan komersial untuk dijual serta fasilitas umum dan sosial yang harus disediakan. Pembuatan siteplan adalah kegiatan awal yang menjadi dasar perumusan rencana anggaran proyek (RAP).
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
BRI KPR Solusi Promo...
BRI KPR Solusi Promo hingga Tenor 20 Tahun dan Bunga Mulai 2,50%, Makin Mudah Punya Properti Impian
Bisnis Berbasis Pengalaman...
Bisnis Berbasis Pengalaman Kian Diminati, Pengembang Hadirkan Konsep Baru
Fasilitas Padel Eksklusif...
Fasilitas Padel Eksklusif Xforia Sentul Perkuat Daya Tarik Kawasan Terpadu
Strategi Cerdas Miliki...
Strategi Cerdas Miliki Properti Impian! Harga Kompetitif, Cicilan Fleksibel
Tren Kebutuhan Dana...
Tren Kebutuhan Dana Besar Hadirkan Skema Pinjaman Fleksibel Berbasis Properti
Satu Atap Tiga Solusi:...
Satu Atap Tiga Solusi: Intip Keseruan Pameran Megabuild, Keramika dan Megaproperty 2026
Kantor Vaksindo di Bogor...
Kantor Vaksindo di Bogor Bertema Futuristik Antar Karya Desainer Indonesia Raih Penghargaan Internasional
Pameran Properti di...
Pameran Properti di Surabaya Dorong Gairah Pasar Hunian Awal 2026
Rekomendasi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved