Majukan Ekonomi dan Pendidikan, Erick Thohir: Saatnya Ormas Islam Bergerak

Minggu, 07 Mei 2023 - 15:08 WIB
loading...
A A A
Di sektor ekonomi, Islam berkontribusi besar dalam mengurangi kemiskinan melalui penerapan konsep ekonomi keumatan. Indonesia sebagai negara dengan mayoritas muslim terbesar di dunia, lanjut Erick, sudah seharusnya membangun ekonomi umat, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Ekonomi keumatan menjadi solusi dari mengurangi kemiskinan. Jangan juga kita harus menjadi buih, bukan justru menjadi ombak yang besar untuk kebaikan, kebaikan Indonesia," ucap dia.

Di sisi pendidikan, Islam dan sains memiliki hubungan dialogis. Artinya, agama dapat mendukung kegiatan ilmiah, sebaliknya sains bisa memperbaiki pemahaman religius.

Erick menegaskan hubungan dialogis antara keduanya sudah terjadi ratusan tahun yang lalu. Saat itu, banyak ilmuwan Islam yang terlibat dalam perkembangan sains dan ilmu pengetahuan.

"Dulu, ratusan tahun yang lalu sangat progresif di ilmu matematika, ilmu bintang, harus kita kembalikan lagi, bahwa memang ini menjadi bagian ikhtiar bahwa pendidikan ekonomi menjadi komitmen bersama," katanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Wakil Ketua Komisi VIII...
Wakil Ketua Komisi VIII DPR: Integrasi Zakat-Pajak Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat
Ekonomi Lesu, Welhelm...
Ekonomi Lesu, Welhelm Kurnala Perkuat UMKM Maluku lewat Dana Stimulan
Jelang Muktamar ke-35...
Jelang Muktamar ke-35 NU, Nama KH Zulfa Mustofa Masuk Bursa Calon Ketum PBNU
Rekomendasi
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Bentley Gunakan Suara...
Bentley Gunakan Suara Drum untuk Gantikan Suara V8 di EV Pertamanya
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
Berita Terkini
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved