Dukung Penghijauan di Indonesia, Cathay Pacific Tanam 3.000 Pohon Bakau

Minggu, 07 Mei 2023 - 13:43 WIB
loading...
Dukung Penghijauan di...
Cathay Pacific berkomitmen untuk menanamkan pohon untuk setiap pembelian tiket yang dilakukan di Indonesia, Filipina, Thailand, Malaysia, Vietnam, Kamboja, dan Singapura. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Upaya mengantisipasi dan menangani perubahan iklim memerlukan keterlibatan semua pihak, termasuk perusahaan swasta. Salah satunya melalui upaya penghijauan dengan menanam pohon bakau (mangrove) .

Kepedulian ini ditunjukan oleh perusahaan maskapai penerbangan internasional, Cathay Pacific, yang berkomitmen menanam 3.000 pohon bakau di Indonesia dari rencana penanaman 20.000 pohon bakau di Asia Tenggara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Cathay Pacific untuk menanam 1 pohon untuk setiap pembelian 1 tiket penerbangan di kawasan Asia Tenggara selama periode kampanye “1 Ticket, 1 Tree” yang diadakan selama November 2022.

Membangun kerja sama untuk menjadi “Greener Together” serta memimpin jalan menuju masa depan yang berkelanjutan merupakan tema utama dari program keberlanjutan yang diusung Cathay Pacific.

Sejalan dengan misi ini, maskapai Cathay Pacific menggandeng masyarakat dan komunitas setempat dalam proses penanaman pohon. Tujuannya membantu komunitas lokal dalam usaha restorasi habitat lokal serta mendorong ketahanan terhadap perubahan iklim.

Sebagai tindak lanjut dari inisiatif 1 Ticket, 1 Tree di 2022, proyek ini kemudian diperluas untuk mencakup seluruh Asia Tenggara di 2022.

Melalui program tersebut, Cathay Pacific berkomitmen untuk menanamkan pohon untuk setiap pembelian tiket yang dilakukan di Indonesia, Filipina, Thailand, Malaysia, Vietnam, Kamboja, dan Singapura.

Sebelumnya, Cathay Pacific telah menanam 600 pohon bakau di Indonesia pada tahun 2021, sebagai bagian dari kampanye Join For Trees.

Tahun ini, sekitar 30 relawan yang terdiri dari karyawan Cathay Pacific, trade agent, dan relawan Sebumi berkumpul di Taman Wisata Alam, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, untuk memulai penanaman 3.000 pohon bakau di Teluk Jakarta yang dilakukan dari kampanye 1 Ticket, 1 Tree di tahun 2022.

Country Manager Cathay Pacific untuk Indonesia, Matthew Choi, mengaku sangat senang dapat melanjutkan penanaman pohon bakau di Indonesia untuk mendukung masyarakat lokal, memulihkan habitat lokal, dan mendorong ketahanan iklim.

“Kami berharap upaya ini akan memicu lebih banyak perbincangan tentang keberlanjutan dan menginspirasi lebih banyak orang untuk bersama-sama melakukan bagian mereka bagi lingkungan,” ujarnya melalui siaran pers, dikutip Minggu (7/5/2023).

Dalam proses restorasi hutan bakau ini, Cathay Pacific bekerja sama dengan organisasi lokal Sebumi. Sebumi merupakan organisasi yang berfokus untuk mengedukasi, menjalankan, serta beradaptasi, dengan tujuan untuk mewujudkan gaya hidup berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.

Selama 4 tahun, Sebumi membantu memproteksi area konservasi seluas 8.273 Ha, menanam 1.057 bakau dan 590 coral, meng-offset 1.089 ton karbon, mengedukasi lebih dari 20.000 orang di urban dan rural serta mengembangkan 7 komunitas di sekitar area konservasi yang tersebar di Indonesia.

Founder Sebumi, Iben Yuzenho mengapresiasi kegiatan penanaman 3.000 bakau oleh Cathay Pacific yang dilakukan di Teluk Jakarta sebagai wujud nyata dari industri penerbangan dalam usaha membantu masyarakat lokal dalam membangun ketahanan iklim.

“Sebumi berharap inisiatif 1 ticket 1 tree ini juga dapat menambah kesadaran wisatawan untuk mengambil pilihan aktivitas perjalanan yang lebih bertanggungjawab dan berdampak positif bagi bumi,” kata Iben.

Baca juga: Tekan Emisi Karbon, 3.000 Bibit Pohon Mangrove Ditanam di Taman Wisata PIK

Sebumi juga berpandangan bahwa kegiatan ini penting bagi pemberdayaan masyarakat lokal melalui pemanfaatan kawasan hutan bakau sebagai destinasi wisata berkelanjutan dan sumber pengembangan produk lokal bernilai ekonomi.

Hal ini secara simultan akan mendorong masyarakat terlibat secara aktif dalam konservasi bakau di sekitar tempat tinggalnya sehingga akan mendukung tercapainya ketahanan iklim, baik pada tingkat lokal maupun global.

Baca juga: Sandiaga Uno: Kampung Tua Bakau Serip Batam Kepri Jadi Pilihan Destinasi Ekowisata Bagi Wisman

Hutan bakau memiliki peranan penting dalam lingkungan, baik dari segi ekologi di mana hutan bakau memiliki penting sebagai habitat hewan laut, pelindung garis pantai, serta menjadi penyerap gas karbondioksida dan penghasil oksigen.

Banyak orang dan komunitas bergantung pada ekosistem hutan bakau sebagai sumber makanan, perlindungan dan pendapatan mereka.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiga Tahun Program Mangrove...
Tiga Tahun Program Mangrove NHM di Kao Tunjukkan Hasil Nyata bagi Pemulihan Ekosistem Pesisir
Benteng Pesisir dan...
Benteng Pesisir dan Paru-Paru Biru: Pelindo Regional 2 Banten Tanam 17.600 Mangrove
MPMX Lanjutkan Rehabilitasi...
MPMX Lanjutkan Rehabilitasi Mangrove, 100.000 Bibit Tertanam di Desa Golo NTT
Pertagas Tanam Ribuan...
Pertagas Tanam Ribuan Pohon Dukung Target Emisi 1,6 Juta Ton CO2
BRI Libatkan Petani...
BRI Libatkan Petani Lokal dan UMKM Rehabilitasi Mangrove di Muara Gembong
Rayakan Hari Bumi 2025,...
Rayakan Hari Bumi 2025, Alfamart Tanam 20.000 Mangrove di Pesisir Semarang
Kolaborasi MNC Peduli...
Kolaborasi MNC Peduli - Next Hotel Yogyakarta Tanam Mangrove di Pantai Baros Dukung Kelestarian Ekosistem Pesisir
MNC Peduli Bersama Next...
MNC Peduli Bersama Next Hotel Yogyakarta Tanam 100 Mangrove di Pantai Baros Bantul
BRI Insurance dan PNM...
BRI Insurance dan PNM Tanam 7.000 Mangrove di Makassar
Rekomendasi
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved