Ada Potensi Melemah, IHSG Hari Ini Diprediksi di 6.700 – 6.856

Selasa, 09 Mei 2023 - 07:42 WIB
loading...
Ada Potensi Melemah,...
IHSG hari ini diprediksi melemah. Arsip Foto/MPI/Faisal Rahman
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini kemungkinan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah pada sepanjang perdagangan. Indeks diproyeksikan berada di rentang 6.700 – 6.856.

Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto menyarankan investor untuk fokus pada IHSG saja dan tidak perlu mengaitkan ke sentimen lainnya.

"Karena salah satu indikator tambahan yang memperkuat proyeksi IHSG akan melemah adalah MACD yang sudah terbentuk dead cross. Jadi selain rotasi sektor, efek ex date dividend, sekarang datang faktor teknikal yang mengkonfirmasi," jelas William dalam analisisnya, Selasa (9/5/2023).

Menurut dia, memang bisa dikatakan bahwa sementara ini IHSG dan Dow Jones tidak berkorelasi. Sebagian saham perbankan yang pada pekan lalu berperan menahan indeks pun mulai terlihat menurun juga jika diukur secara teknikal, di saham BBRI dan BBNI misalnya.

"Jika kedua saham yang termasuk berbobot besar terhadap indeks ini menurun, maka IHSG sudah bisa diperkirakan arahnya, belum lagi jika saham-saham big caps lain ikut menurun," paparnya.

Baca juga: Saham Digembok BEI Usai Gagal Bayar Bunga Obligasi, Waskita Karya Bilang Begini

Kesimpulannya, IHSG masih berpotensi melemah meskipun kemungkinan pelemahannya terbatas seperti kemarin. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan secara teknikal, sebagai berikut:

GGRM, buy, support 27.450, resistance 30.000.
LPPF, buy, support 3.880, resistance 4.380.
BEST, buy, support 145, resistance 160.
MNCN, buy, support 570, resistance 630.

Baca juga: 241 Saham Memble, IHSG Hari Ini Ditutup Turun ke 6.769

Sebelumnya, IHSG ditutup melemah 18,0 poin atau minus 0,27% menuju 6.769,63 pada perdagangan Senin (8/5). Sebanyak 304 saham menguat, 241 saham menurun, dan 187 saham tidak mengalami perubahan harga alias stagnan pada perdagangan kemarin. Nilai transaksi mencapai Rp11.317 triliun (all market), meningkat dibanding nilai transaksi sebelumnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Naik 2,07%, IHSG Balik...
Naik 2,07%, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
Rekomendasi
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Amerika Serikat vs Paraguay:...
Amerika Serikat vs Paraguay: Awal Krusial di Grup D Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved