Resesi Menghantui, MNC GUI Optimistis Penjualan Alat Berat Tetap Moncer
Selasa, 09 Mei 2023 - 13:20 WIB
loading...
MNC Guna Usaha Indonesia meyakini penjualan alat berat bakal meningkat tahun ini. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - MNC Guna Usaha Indonesia (MNC GUI) meyakini penjualan alat berat bakal meningkat tahun ini. Optimisme ini juga didasari dari adanya peningkatan penjualan pada akhir tahun 2022 yang terus melonjak naik hingga awal tahun 2023.
Meski kondisi ekonomi saat ini tengah dihantui oleh resesi besar-besaran yang mengancam perekonomian global, MNC Guna Usaha Indonesia yakin akan prospek cerah penjualan alat berat tahun ini.
Direktur MNC Guna Usaha Indonesia, Henri Gunawan, menyampaikan optimismenya dan yakin bahwa bidang multifinance khususnya pembiayaan alat berat akan terus melaju naik dan mampu bertumbuh di tengah ancaman resesi 2023.
MNC Guna Usaha Indonesia menjadi perusahaan pembiayaan terkemuka dan terpercaya dengan produk yang inovatif dan produktif serta berkontribusi dalam mendukung peningkatan perekonomian indonesia yang berkelanjutan.
Pada tahun 2022 penjualan alat berat di Indonesia sepanjang semester I tumbuh sebesar 65,9% dibandingkan periode yang sama tahun 2021. Peningkatan ini terjadi ketika adanya peningkatan bisnis di sektor industri pertambangan batu bara .
Meski kondisi ekonomi saat ini tengah dihantui oleh resesi besar-besaran yang mengancam perekonomian global, MNC Guna Usaha Indonesia yakin akan prospek cerah penjualan alat berat tahun ini.
Direktur MNC Guna Usaha Indonesia, Henri Gunawan, menyampaikan optimismenya dan yakin bahwa bidang multifinance khususnya pembiayaan alat berat akan terus melaju naik dan mampu bertumbuh di tengah ancaman resesi 2023.
MNC Guna Usaha Indonesia menjadi perusahaan pembiayaan terkemuka dan terpercaya dengan produk yang inovatif dan produktif serta berkontribusi dalam mendukung peningkatan perekonomian indonesia yang berkelanjutan.
Pada tahun 2022 penjualan alat berat di Indonesia sepanjang semester I tumbuh sebesar 65,9% dibandingkan periode yang sama tahun 2021. Peningkatan ini terjadi ketika adanya peningkatan bisnis di sektor industri pertambangan batu bara .
Lihat Juga :