AS Batal Investasi di Proyek Hilirisasi Batu Bara RI, Luhut Ungkap Penggantinya dari China
Selasa, 09 Mei 2023 - 16:18 WIB
loading...
Menko Luhut mengungkapkan, telah menemukan pengganti usai hengkangnya perusahaan petrokimia asal Amerika Serikat (AS) dari proyek gasifikasi batu bara di Indonesia. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, telah menemukan pengganti usai hengkangnya perusahaan petrokimia asal Amerika Serikat (AS) dari proyek gasifikasi batu bara Indonesia. Diterangkan oleh Luhut bahwa, batalnya investasi Air Products dalam proyek hilirisasi batu bara karena ada masalah.
Baca Juga: Proyek Hilirisasi Batu Bara di Sumsel Harus Kelar 30 Bulan, Jokowi: Jangan Mundur Lagi!
Meski begitu Luhut menyebutkan sudah ada perusahaan asal negeri Tirai Bambu -julukan China- yang akan masuk untuk berinvestasi di proyek hilirisasi batu bara tersebut.
"Air Products itu ada masalah, sehingga mereka membatalkan investasinya di Indonesia. Tapi sekarang kita sudah dapat sih dari China, yang teknologi bisa dia inject ke bumi," kata Menko lUHUT saat ditemui di The Westin, Jakarta, Selasa (9/5/2023).
"Dari China, sudah kita follow up itu," tambahnya.
Baca Juga: Terungkap Pemicu di Balik Hengkangnya AS dari Proyek Hilirisasi Batu Bara
Sambung Luhut menerangkan, bahwa teknologi yang digunakan oleh Air Product sejatinya menggunakan teknologi yang diciptakan oleh China.
"Jadi dari awal saya sudah ingatkan. Karena waktu saya ke China, bilang ada perusahaan juga yang teknologinya dari China juga kok. Kadang-kadang Amerika juga jualannya setinggi langit. Jadi sekarang kita sudah perbaiki," katanya.
Sebelumnya, perusahaan petrokimia asal Amerika Serikat (AS) Air Products and Chemicals Inc (APCI) memutuskan untuk mundur dari dua proyek gasifikasi batu bara Indonesia kebanggaan Presiden Jokowi yang masing-masing dikembangkan oleh PT Bukit Asam Tbk dan PT Kaltim Prima Coal.
Baca Juga: Proyek Hilirisasi Batu Bara di Sumsel Harus Kelar 30 Bulan, Jokowi: Jangan Mundur Lagi!
Meski begitu Luhut menyebutkan sudah ada perusahaan asal negeri Tirai Bambu -julukan China- yang akan masuk untuk berinvestasi di proyek hilirisasi batu bara tersebut.
"Air Products itu ada masalah, sehingga mereka membatalkan investasinya di Indonesia. Tapi sekarang kita sudah dapat sih dari China, yang teknologi bisa dia inject ke bumi," kata Menko lUHUT saat ditemui di The Westin, Jakarta, Selasa (9/5/2023).
"Dari China, sudah kita follow up itu," tambahnya.
Baca Juga: Terungkap Pemicu di Balik Hengkangnya AS dari Proyek Hilirisasi Batu Bara
Sambung Luhut menerangkan, bahwa teknologi yang digunakan oleh Air Product sejatinya menggunakan teknologi yang diciptakan oleh China.
"Jadi dari awal saya sudah ingatkan. Karena waktu saya ke China, bilang ada perusahaan juga yang teknologinya dari China juga kok. Kadang-kadang Amerika juga jualannya setinggi langit. Jadi sekarang kita sudah perbaiki," katanya.
Sebelumnya, perusahaan petrokimia asal Amerika Serikat (AS) Air Products and Chemicals Inc (APCI) memutuskan untuk mundur dari dua proyek gasifikasi batu bara Indonesia kebanggaan Presiden Jokowi yang masing-masing dikembangkan oleh PT Bukit Asam Tbk dan PT Kaltim Prima Coal.
(akr)
Lihat Juga :