Integrasi dan Digitalisasi Kunci ASEAN Sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Dunia

Kamis, 11 Mei 2023 - 17:02 WIB
loading...
Integrasi dan Digitalisasi...
Wamendag Jerry Sambuaga mengungkap pentingnya integrasi dan digitalisasi buat ASEAN. Foto/Kemendag
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga beberapa waktu lalu didapuk menjadi pemimpin delegasi Indonesia dalam pertemuan Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN atau ASEAN Economic Community Council. Dalam pertemuan yang dipersiapkan untuk KTT ASEAN tersebut, Wamendag menekankan pentingnya integrasi dan digitalisasi sebagai kunci kawasan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dunia.

Baca juga: Buka KTT IMT-GT, Jokowi Senang Perdagangan RI-Malaysia-Thailand Tembus USD618 Miliar

Menurut Wamendag, integrasi ASEAN yang dirancang melalui roadmap Masyarakat Ekonomi ASEAN dan kemudian terimplementasi dalam berbagai perjanjian ekonomi dan perdagangan harus terus dilanjutkan dengan menyelesaikan berbagai isu-isu bersama. Jerry menekankan bahwa integrasi yang akan diwujudkan harus mampu mengoptimalkan potensi ASEAN di satu sisi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi serta mampu mengoptimalkan kesejahteraan masyarakat ASEAN di sisi lain.

Secara khusus Wamendag juga berbicara mengenai isu digitalisasi yang dalam konteks ASEAN akan mulai dilembagakan dalam Studi Pembentukan Kerangka Kerja Ekonomi Digital ASEAN atau Digital Economic Framework Agreement/DEPA yang dapat dimulai akhir tahun ini. Di depan para menteri perdagangan dan ekonomi ASEAN, Jerry mengajak seluruh delegasi agar bisa membawa ASEAN sebagai yang terdepan dalam ekonomi digital.

"Ekonomi digital adalak keniscayaan di masa kini dan masa depan. Karena itu ASEAN perlu bergegas dan responsif terhadap sektor ini sehingga seluruh potensi ekonomi digital ASEAN bisa terkelola dengan baik," Kata Wamendag dalam keterangannya, Kamis (11/5/2023).

Di lain pihak, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang menjadi chairman dalam pertemuan tersebut mengatakan bahwa seluruh negara ASEAN telah mendukung dokumen inisiatif berupa ASEAN Leaders' Declaration on Advancing Regional Payment Connectivity and Local Currency Transaction Mechanism'.

Dengan deklarasi itu, Menurut Airlangga, diharapkan sistem pembayaran dan transaksi di antara negara-negara ASEAN bisa makin terkoneksi. Selain itu penggunaan mata uang lokal diharapkan bisa mewujudkan kemandirian dan ketahanan ekonomi yang lebih berkelanjutan di kawasan ASEAN.

"Konektifitas, peningkatan daya saing dan ketahanan ekonomi menjadi tujuan deklarasi tersebut. Itu juga dimaksudkan untuk mengakselerasi transformasi menuju ekonomi digital di kawasan ASEAN," kata Menko Airlangga.

Baca juga: Jujutsu Kaisen 222 Tampilkan Satoru Gojo Berkostum Toji Fushiguro

Untuk diketahui AEC adalah salah satu rangkaian yang diselenggarakan untuk Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN yang saat ini berlangsung di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Kepemimpinan Indonesia diharapkan bisa membawa masa depan ASEAN ke arah yang lebih baik. Sebagai negara terbesar sekaligus negara utama dan pelopor ASEAN Indonesia diharapkan membawa ASEAN maju dan stabil baik dari sisi politik, keamanan dan ekonomi.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Rebranding Inhealth,...
Rebranding Inhealth, Strategi Perkuat Layanan dan Digitalisasi
Data Center jadi Fondasi...
Data Center jadi Fondasi Penting di Tengah Pertumbuhan Digitalisasi
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Rekomendasi
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Berita Terkini
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Dukung Program 3 Juta...
Dukung Program 3 Juta Rumah, Infiniti Land dan UI Jalin Kolaborasi
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved