Tanah Buat Investor di IKN Ditargetkan Tersedia Akhir Tahun Ini

Senin, 15 Mei 2023 - 23:21 WIB
loading...
Tanah Buat Investor...
Pemerintah menargetkan tanah untuk pembangunan IKN tersedia di akhir 2023. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah terus berupaya agar tanah untuk investor di Ibu Kota Nusantara ( IKN ) sudah tersedia pada akhir tahun 2023. Saat ini status tanah di IKN terbagi menjadi dua kelompok, tanah kawasan hutan dan tanah untuk penggunaan lain.

Baca juga: Jokowi Tugaskan Luhut Bereskan Masalah Investasi di IKN Nusantara

Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR ) Danis Hidayat Sumadilaga mengatakan, penyediaan tanah tersebut akan digunakan untuk infrastruktur dasar yang dibangun melalui APBN ataupun skema KPBU (kerja sama pemerintah dan badan usaha).

Danis menjelaskan, pada proses pembangunan tahap pertama di IKN, akan berfokus pada Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) yang dibagi dalam beberapa wilayah, seperti 1A, 1B, dan 1C. Wilayah-wilayah tersebut yang nantinya bisa dibangun oleh para investor.

"Prosesnyan (land clearing) ini sedang dalam persiapan, sedang dibentuk juga nanti satgas dalam rangka percepatan pengadaan tanah untuk investor. Dari sisi kami Kementerian PUPR sedang menyiapkan kawasan 1B dan 1C sampai kepada kaveling-kavelingnya. Insya Allah akan selesai pada akhir tahun ini 2023," ujar Danis dalam konversi pers secara virtual, Senin (15/5/2023).

Namun demikian, menurut Danis, untuk pembangunan infrastruktur yang akan digarap oleh investor akan melalui proses bersama Badan Otorita IKN yang akan dikerjakan melalui Badan Usaha Milik Otorita (BUMO).

Pembangunan IKN nantinya akan banyak dikontribusikan dari investor ketimbang dana pemerintah melalui APBN. Skema itu diupayakan agar tidak menggangu kinerja fiskal negara. Oleh karena itu, penyiapan terkait lahan menjadi atensi penting bagi pekerjaan pemerintah untuk menjaga iklim investasi di IKN.

Secara total, diproyeksikan pembangunan IKN membutuhkan kurang lebih Rp466 triliun hingga tahun 2045 mendatang. Porsi pembiayaan APBN sendiri hanya menanggung 20% dari kebutuhan dana tersebut.

Baca juga: Seleksi Mandiri Undip 2023 Dibuka, Simak Syarat dan Cara Pendaftarannya

"Insya Allah secara kontraktual paling lama Desember 2023, tapi mungkin kita sedang upayakan lebih cepat. Lebih cepat untuk siap katakanlah mungkin di Oktober atau September dalam rangka mendukung proses investasi tersebut," pungkasnya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Masih Ada Lebih dari...
Masih Ada Lebih dari 50% Tanah di Sulawesi Tengah Belum Bersertifikat dan Terdaftar
IKN Diguyur Investasi...
IKN Diguyur Investasi Rp1,15 Triliun dari Perusahaan Korea, Buat Bangun Apa?
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Rekomendasi
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Pinkan Mambo dan Arya...
Pinkan Mambo dan Arya Khan Bikin Geger dengan Resepsi Pernikahan Super Mewah di Mal
Polda Metro Jaya Jadwalkan...
Polda Metro Jaya Jadwalkan Periksa Awkarin Hari Ini Terkait Kasus Hanania Travel
Berita Terkini
Tips MotionTrade: 4...
Tips MotionTrade: 4 Langkah Wajib Saat Terindikasi Penipuan Investasi
Tok, Pemerintah Resmi...
Tok, Pemerintah Resmi Turunkan Harga Gas Industri Jadi USD13/MMBTU
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved