Strategi Pupuk Indonesia Kembangkan Energi Bersih Masa Depan

Rabu, 17 Mei 2023 - 15:35 WIB
loading...
Strategi Pupuk Indonesia...
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Bakir Pasaman menerangkan, peluang untuk mengembangkan blue ammonia dan green ammonia berdasarkan arahan Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Sebagai salah satu produsen amonia terbesar di dunia, PT Pupuk Indonesia (Persero) memiliki peluang untuk mengembangkan blue ammonia dan green ammonia. Kedua jenis ammonia itu dibutuhkan untuk keperluan energi bersih dan ramah lingkungan.

Baca Juga: Pupuk Indonesia Pastikan Distribusi Pupuk Subsidi Tepat Sasaran

Potensi bisnis ini sekaligus menjadi peluang bagi Pupuk Indonesia untuk mengurangi emisi karbon atau dekarbonisasi. Sehingga dapat memberikan kontribusi dalam penyediaan energi bersih yang sejalan dengan target Net Zero Emission (NZE) pemerintah Indonesia pada tahun 2060.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Bakir Pasaman menerangkan, peluang untuk mengembangkan blue ammonia dan green ammonia berdasarkan arahan Menteri BUMN Erick Thohir.

"Pupuk Indonesia juga bersiap menjadi perusahaan go global sesuai arahan Menteri BUMN Erick Thohir. Pupuk Indonesia memiliki peluang untuk mengembangkan blue ammonia dan green ammonia," ungkap Bakir dalam sesi wawancara dengan MNC Media, Selasa (16/5/202).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Transisi Energi Bersih...
Transisi Energi Bersih Didoorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi
Operasikan Command Center,...
Operasikan Command Center, Pupuk Indonesia Perkuat Pengawasan Pupuk Subsidi
Resmikan SPKLU ke-5.000...
Resmikan SPKLU ke-5.000 di Priok, PLN Perkuat Infrastruktur Kendaraan Listrik
Enlit Asia-Electricity...
Enlit Asia-Electricity Connect 2026 Kembali Digelar, Bidik Investor Potensial Kembangkan Energi Bersih
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Dukung Pameran MAX 2026,...
Dukung Pameran MAX 2026, Pupuk Indonesia Dorong Pengembangan Ekonomi Biru
Rahmad Pribadi Pimpin...
Rahmad Pribadi Pimpin Pupuk Indonesia Raih 4 Penghargaan BUMN 2026
Rekomendasi
Kondisi Terkini Haji...
Kondisi Terkini Haji Bolot, Sudah Dipindah ke Ruang Rawat Inap dan Mulai Pulih
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Polda Metro Jaya Terjunkan...
Polda Metro Jaya Terjunkan 4.131 Personel Kawal Demo di Jakarta Hari Ini
Berita Terkini
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved