Open Banking Percepat Transformasi Digital Banking

Rabu, 22 Juli 2020 - 21:52 WIB
loading...
Open Banking Percepat...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dampak pandemi Covid-19 mendera banyak bidang dalam perekonomian nasional, dan perilaku masyarakat pun turut berubah. Sejumlah nasabah perbankan konvensional beralih ke layanan digital sebagai respons atas pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Dalam hal sistem, kerangka open banking diyakini akan memainkan peran penting dalam mempercepat transformasi digital perbankan. Sebagai bagian dari visi blueprint sistem pembayaran indonesia (BSPI) 2025, Bank Indonesia mendorong peran industri perbankan dalam mengembangkan open banking.

"Pengembangan itu di sistem pembayaran melalui perumusan Standar Open API (Application Programming Interface) dengan keterkaitan antara industri perbankan dan teknologi keuangan (fintech),” kata Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono saat webinar “Open Banking in Indonesia and Singapore: Collaboration for Innovation and Collaboration” di Jakarta Rabu (22/7/2020).

Menurut Erwin, open banking dapat mendorong kompetisi dan inovasi dalam sektor jasa keuangan Indonesia. Di Singapura, Monetary Authority of Singapore (MAS) adalah lembaga pertama di Asia Tenggara yang merumuskan kebijakan open banking¸ namun sampai saat ini belum mengharuskan industri perbankan untuk berbagi data. ( Baca juga:Soal Restrukrisasi Kredit, Nasabah Diminta Proaktif )

Dampaknya, bank-bank di Singapura didorong untuk secara terbuka mengembangkan dan berbagi sistem API sebelum tenggat perizinan API mereka, menciptakan sumber daya seperti Daftar API Industri Keuangan serta mengembangkan pedoman dalam kemitraan dengan Association of Banks in Singapore (ABS).

Sementara itu, Wakil Ketua Umum AFTECH dan Managing Director GoPay Budi Gandasoebrata, menuturkan, AFTECH akan terus mendukung Bank Indonesia dalam mewujudkan BSPI2025.

"Kami berharap Open API menjadi jembatan yang selanjutnya menghubungkan industri perbankan dan fintech untuk meningkatkan kecepatan inovasi dan inklusi keuangan di Indonesia,” ujar Budi.

Standar Open API adalah bagian dari visi 2 dan visi 3 BSPI 2025, yang bertujuan untuk mendukung open banking dalam transaksi pembayaran untuk mendorong transformasi digital di industri perbankan serta interlink antara bank dan fintech.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Kurs Rupiah Ambruk ke...
Kurs Rupiah Ambruk ke Rp17.956 per Dolar AS, BI Angkat Suara
Rupiah Semakin Terpuruk...
Rupiah Semakin Terpuruk Dekati Rp17.900 per Dolar AS, BI Buka Suara
Ekonomi RI Punya Ketahanan...
Ekonomi RI Punya Ketahanan Nasional, Gubernur BI: Tuhan Cinta Sama Kita
BI Targetkan QRIS Terhubung...
BI Targetkan QRIS Terhubung ke India hingga Timor Leste Tahun Ini
Jaga Rupiah, BI Perketat...
Jaga Rupiah, BI Perketat Aturan Transaksi Valas per Juni 2026
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Dilema Bank Indonesia:...
Dilema Bank Indonesia: Menjaga Rupiah demi Menjaga Masa Depan Ekonomi
Rupiah dan Pasar Distrust?
Rupiah dan Pasar Distrust?
Rekomendasi
Dharma Pongrekun Minta...
Dharma Pongrekun Minta MK Kaji Ulang UU Kesehatan Demi Jaga Kedaulatan Bangsa
Selain Penjara 4,5 Tahun,...
Selain Penjara 4,5 Tahun, Eks Wamenaker Noel Diminta Bayar Uang Pengganti Rp3,4 Miliar
Tutup P3N 27, Gubernur...
Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas, Adaptif, dan Visioner
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
Infografis
Jurusan Kuliah yang...
Jurusan Kuliah yang Berpeluang Cepat Dapat Kerja di Era Digital
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved