Dapat Kucuran KUR Online BRI, Omzet Pelaku UMKM Ini Bisa Tembus Dua Digit
Kamis, 23 Juli 2020 - 00:14 WIB
loading...
A
A
A
Dana pinjaman KUR dengan tenor selama 1 tahun menjadi suntikan modal bagi Renica untuk mengembangkan usaha online shop. Beragam produk pakaian dijualnya di toko daring Axel’s Room. Dia merasa terbantu dengan pembiayaan KUR dari BRI, terlebih bunga pinjaman yang murah dan persyaratan pengajuan yang mudah.
“Semua prosesnya serba digital dan prosesnya mudah. Saya sangat terbantu dengan pinjaman KUR ini,” jelas Renica yang baru merintis bisnis online shop sekitar setahun terakhir.
Dalam menjalankan usahanya, perempuan asal Jakarta ini dibantu oleh sang suami dan satu orang karyawan. Meskipun pandemi Covid-19 belum berakhir, dia mengungkapkan penjualan baju secara online yang ditekuninya masih berjalan lancar. Bahkan pada periode Ramadan dan Lebaran lalu, Renica mampu meraih peningkatan omset dari kondisi normal.
“Sebelum bergabung ke platform digital, saya hanya mengandalkan transaksi dari orang yang datang ke rumah, saat itu omset sekitar Rp 3 juta – Rp 5 juta per bulan. Semenjak di online, omset penjualan saya bisa Rp30 jutaan dalam satu bulan,” tukasnya.
Dalam memacu penjualan online, Renica kerap memanfaatkan program promosi yang disediakan oleh platform e-commerce. Adapun untuk meningkatkan pelayanan, ia memanfaatkan jasa kurir transportasi online dalam mengirimkan pesanan dari pembeli.
“Selama ini belum menemukan kendala yang berarti. Platform online sangat membantu bukan memberikan kendala,” tukasnya. Kini setelah mendapat pembiayaan KUR BRI, Renica berharap ke depannya makin banyak program pinjaman yang diberikan Bank BRI kepada para pelaku UMKM seperti dirinya.
“Semua prosesnya serba digital dan prosesnya mudah. Saya sangat terbantu dengan pinjaman KUR ini,” jelas Renica yang baru merintis bisnis online shop sekitar setahun terakhir.
Dalam menjalankan usahanya, perempuan asal Jakarta ini dibantu oleh sang suami dan satu orang karyawan. Meskipun pandemi Covid-19 belum berakhir, dia mengungkapkan penjualan baju secara online yang ditekuninya masih berjalan lancar. Bahkan pada periode Ramadan dan Lebaran lalu, Renica mampu meraih peningkatan omset dari kondisi normal.
“Sebelum bergabung ke platform digital, saya hanya mengandalkan transaksi dari orang yang datang ke rumah, saat itu omset sekitar Rp 3 juta – Rp 5 juta per bulan. Semenjak di online, omset penjualan saya bisa Rp30 jutaan dalam satu bulan,” tukasnya.
Dalam memacu penjualan online, Renica kerap memanfaatkan program promosi yang disediakan oleh platform e-commerce. Adapun untuk meningkatkan pelayanan, ia memanfaatkan jasa kurir transportasi online dalam mengirimkan pesanan dari pembeli.
“Selama ini belum menemukan kendala yang berarti. Platform online sangat membantu bukan memberikan kendala,” tukasnya. Kini setelah mendapat pembiayaan KUR BRI, Renica berharap ke depannya makin banyak program pinjaman yang diberikan Bank BRI kepada para pelaku UMKM seperti dirinya.
Lihat Juga :