Biaya Operasional Bank Nasional Tinggi, Ternyata Ini Penyebabnya
Kamis, 23 Juli 2020 - 14:34 WIB
loading...
A
A
A
Mengenai BOPO yang wajar, Aviliani menyebutkan bahwa bank-bank di Asia memiliki BOPO relatif rendah, bahkan rata-rata di bawah 30%. Kajian theasianbanker menyimpulkan, BOPO bank di Vietnam cukup rendah, seperti Southeast Asia Commercial Bank, Vietnam Technological and Commercial Bank; Commercial Bank for Foreign Trade yang masing-masing hanya 28%.
Terlepas dari itu, sambung Aviliani, kondisi bank umum nasional relatif kokoh. Namun, imbuh dia, analisis lebih lanjut menggunakan data individual bank perlu dilakukan.
Adapun jika dilihat secara Non Performing Loan (NPL), porsi kredit macet yang paling tinggi terjadi pada jenis kredit modal kerja. Kredit macet modal kerja di BUKU I mencapai 7,8% sedangkan di BUKU II mencapai 5,6%.
"Kredit macet investasi di BUKU II mencapai 5,1%," katanya. Secara keseluruhan, nominal kredit macet di seluruh kelompok bank naik, kecuali pada BUKU I. Lonjakan tertinggi pada BUKU II (27%) disusul BUKU IV (19%) dan BUKU III (18%).
Terlepas dari itu, sambung Aviliani, kondisi bank umum nasional relatif kokoh. Namun, imbuh dia, analisis lebih lanjut menggunakan data individual bank perlu dilakukan.
Adapun jika dilihat secara Non Performing Loan (NPL), porsi kredit macet yang paling tinggi terjadi pada jenis kredit modal kerja. Kredit macet modal kerja di BUKU I mencapai 7,8% sedangkan di BUKU II mencapai 5,6%.
"Kredit macet investasi di BUKU II mencapai 5,1%," katanya. Secara keseluruhan, nominal kredit macet di seluruh kelompok bank naik, kecuali pada BUKU I. Lonjakan tertinggi pada BUKU II (27%) disusul BUKU IV (19%) dan BUKU III (18%).
(fai)
Lihat Juga :