Bertemu Mendag Selandia Baru, Zulhas Utarakan Komitmen Perdagangan Bebas

Minggu, 28 Mei 2023 - 13:10 WIB
loading...
Bertemu Mendag Selandia...
Mendag Zulkifli Hasan menyampaikan keseriusan Indonesia untuk meningkatkan komitmen perdagangan Indonesia dengan Selandia Baru di bawah payung Perjanjian Perdagangan Bebas ASEAN, Australia, dan Selandia Baru (AANZFTA). Foto/Dok
A A A
DETROIT - Menteri Perdagangan RI atau Mendag Zulkifli Hasan menyampaikan keseriusan Indonesia untuk meningkatkan komitmen perdagangan Indonesia dengan Selandia Baru di bawah payung Perjanjian Perdagangan Bebas ASEAN, Australia, dan Selandia Baru (AANZFTA).

Ia pun berharap protokol kedua untuk mengamendemen AANZFTA dapat segera diselesaikan dan ditandatangani. Hal tersebut disampaikan Mendag Zulkifli Hasan saat bertemu dengan Menteri Perdagangan dan Pengembangan Ekspor Selandia Baru Damien O’Connor di Detroit, Amerika Serikat (AS).

“Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam penyelesaian peningkatan kerja sama AANZFTA. Ditandatanganinya Protokol Kedua untuk Mengamendemen AANZFTA pun menjadi salah satu capaian prioritas ekonomi Indonesia selaku Ketua ASEAN 2023. Untuk itu, Indonesia mengharapkan peningkatan kerja sama AANZFTA dapat segera terwujud,” kata Mendag Zulkifli Hasan.

Baca Juga: Jadi Ketua ASEAN 2023, Indonesia Perlu Dorong Integrasi Perdagangan

Mendag Zulkifli Hasan menambahkan, peningkatan AANZFTA bertujuan untuk lebih memfasilitasi dan memberikan manfaat bagi sektor bisnis. Peningkatan juga menjadi penting sebagai langkah antisipatif terhadap tantangan-tantangan yang dapat muncul di masa mendatang.

Selain membahas peningkatan AANZFTA, Mendag Zulkifli Hasan dan Menteri Damien O’Connor juga membicarakan tentang kerja sama Indo-Pacific Economic Framework (IPEF).

Baca Juga: Menko Airlangga Bahas Kerja Sama Sektor Perdagangan hingga Energi dengan Dubes Selandia Baru

Menurut Mendag Zulkifli Hasan, Indonesia mendukung kawasan Indo-Pasifik yang bebas, adil, terbuka, dan saling terhubung untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Saya juga mendukung agar IPEF memiliki capaian konkret sebagai bukti kepada konstituen bahwa IPEF memberikan manfaat nyata,” kata Mendag Zulkifli Hasan.

Indonesia resmi bergabung dengan IPEF pada 27 Mei 2022. Peluncuran Bersama IPEF dan Pertemuan Para Menteri dilaksanakan pada 23 Mei 2022 di Tokyo, Jepang. Terkait hal tersebut, Menteri Damien O’Connor mengatakan, bahwa Selandia Baru berharap forum APEC dapat semakin relevan dan menjadikan sinergi APEC, IPEF, dan AANZFTA semakin baik untuk meningkatkan kerja sama.

Menteri Damien O’Connor mengharapkan agar kerja sama dengan Indonesia juga dapat berkembang, khususnya di bidang peternakan. Isu yang diutarakan meliputi kerja sama penanganan penyakit mulut dan kuku serta kerja sama peternakan sapi perah. Diangkat juga mengenai penerbangan langsung Bali—Auckland yang semakin menghubungkan kedua negara.

Sementara itu Indonesia meminta dukungan Selandia Baru terkait mekanisme pendanaan unit pendukung untuk Perjanjian Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP). Pertemuan antara Mendag Zulkifli Hasan dan Menteri Damien O’Connor berlangsung di sela-sela rangkaian Pertemuan Tingkat Menteri Perdagangan dari Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (Asia Pacific Economic Cooperation Ministers Responsible For Trade/APEC MRT), 25–26 Mei 2023.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia-Eurasia Teken...
Indonesia-Eurasia Teken Perjanjian Perdagangan Bebas, Airlangga: Milestone Baru di Eropa
Gerbang Perdagangan...
Gerbang Perdagangan Bebas Indonesia-Uni Eropa Dibuka, 98% Produk RI Bebas Bea Masuk
Setelah 10 Tahun Negosiasi,...
Setelah 10 Tahun Negosiasi, Indonesia-Uni Eropa Capai Kesepakatan Perdagangan Bebas
Dua Pentolan BRICS Sepakat...
Dua Pentolan BRICS Sepakat Dukung Perdagangan Bebas di Tengah Tarif Trump
Kanada Siap Berinvestasi...
Kanada Siap Berinvestasi Dukung Transisi Energi Indonesia
Ketahanan Pangan Jadi...
Ketahanan Pangan Jadi Fokus Kerja Sama Indonesia-Kanada
Indonesia Dorong Keamanan...
Indonesia Dorong Keamanan Pangan, Selandia Baru Komitmen Hadirkan Produk Berkualitas
6 Fakta Queenstown di...
6 Fakta Queenstown di Selandia Baru yang jadi Kota Persiapan Hadapi Kiamat
Teroris Brenton Tarrant...
Teroris Brenton Tarrant Pembantai 51 Muslim Ajukan Banding dengan Alasan Hukumannya Tak Manusiawi
Rekomendasi
Profesor Ahli Gizi dan...
Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Honda Siap Luncurkan...
Honda Siap Luncurkan 2 Motor Listrik Terbaru Lagi
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved