Jadi Ketua ASEAN 2023, Indonesia Perlu Dorong Integrasi Perdagangan
Kamis, 15 Desember 2022 - 18:28 WIB
loading...
Integrasi perdagangan ASEAN perlu terus didorong. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Keketuaan ASEAN pada tahun 2023 akan dipegang Indonesia. Sebagai negara terbesar, termasuk dari sisi kekuatan ekonomi, Indonesia akan melanjutkan kerja substantif dalam rangka integrasi ASEAN.
Baca juga: Dampingi Presiden Jokowi, Menko Airlangga Hadiri KTT Peringatan 45 Tahun ASEAN-Uni Eropa
Dalam ASEAN Ministerial Meeting di Kamboja, Wamendag Jerry Sambuaga menekankan pentingnya integrasi ekonomi dan perdagangan di ASEAN untuk mengoptimalkan potensi di kawasan tersebut.
Jerry menekankan bahwa selain di ASEAN, negara-negara Asia Tenggara juga telah bekerja sama secara bilateral maupun multilateral dalam berbagai perjanjian ekonomi dan perdagangan. Menurutnya berbagai kerja sama itu harus diimplementasikan secara nyata untuk mencapai pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan yang lebih inklusif.
Perjanjian ASEAN dengan negara-negara lain seperti dalam RCEP dan beberapa negara seperti Korea dan Jepang juga harus dioptimalkan untuk membentuk rantai pasok (supply chain) yang lebih lancar dan integratif. Ini bagi Jerry akan membuat ASEAN makin bertumbuh dan menjadi kawasan produktif dan terkemuka.
![Jadi Ketua ASEAN 2023, Indonesia Perlu Dorong Integrasi Perdagangan]()
"ASEAN terus berkembang dan bertumbuh. Kita bisa memanfaatkan perjanjian di internal ASEAN sendiri maupun dengan mitra-mitra di luar ASEAN agar ekonomi kawasan ini makin kuat," kata Wamendag dikutip Kamis, (15/12/2022).
Baca juga: Dampingi Presiden Jokowi, Menko Airlangga Hadiri KTT Peringatan 45 Tahun ASEAN-Uni Eropa
Dalam ASEAN Ministerial Meeting di Kamboja, Wamendag Jerry Sambuaga menekankan pentingnya integrasi ekonomi dan perdagangan di ASEAN untuk mengoptimalkan potensi di kawasan tersebut.
Jerry menekankan bahwa selain di ASEAN, negara-negara Asia Tenggara juga telah bekerja sama secara bilateral maupun multilateral dalam berbagai perjanjian ekonomi dan perdagangan. Menurutnya berbagai kerja sama itu harus diimplementasikan secara nyata untuk mencapai pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan yang lebih inklusif.
Perjanjian ASEAN dengan negara-negara lain seperti dalam RCEP dan beberapa negara seperti Korea dan Jepang juga harus dioptimalkan untuk membentuk rantai pasok (supply chain) yang lebih lancar dan integratif. Ini bagi Jerry akan membuat ASEAN makin bertumbuh dan menjadi kawasan produktif dan terkemuka.

"ASEAN terus berkembang dan bertumbuh. Kita bisa memanfaatkan perjanjian di internal ASEAN sendiri maupun dengan mitra-mitra di luar ASEAN agar ekonomi kawasan ini makin kuat," kata Wamendag dikutip Kamis, (15/12/2022).
Lihat Juga :