Erdogan Bertahta Lagi di Turki, Apa Dampaknya ke Indonesia?
Senin, 29 Mei 2023 - 21:54 WIB
loading...
A
A
A
Apalagi, kemenangan pada periode ini sulit didapatkan imbas dari kemenangan tipis 52% berdasarkan hasil perhitungan suara resmi yang belum lengkap.
“Kemenangan tipis itu diharapkan akan membuat Erdogan berbenah dan melakukan pekerjaannya dengan lebih baik lagi. Bila dia sadar ekonomi Turki terpuruk dan memperbaikinya, Indonesia bisa menikmati manfaat ini dalam jangka panjang, mungkin pada tahun kedua atau tahun ketiga,” tuturnya.
Baca juga: Erdogan Menang Pilpres, Lira Ambruk Cetak Rekor Terendah
Ryan menambahkan, Erdogan tampaknya lebih sering menjalin hubungan dengan negara-negara di Eropa ketimbang di Asia khususnya Asia Tenggara. Sehingga, kembali bertahtanya Erdogan di kursi presiden Turki tidak memberikan dampak signifikan.
Sebagai catatan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Turki termasuk ke dalam 10 negara tujuan utama ekspor karet remah Indonesia pada periode 2018 - 2022. Pada 2022, ekspor karet remah Indonesia ke Turki adalah 76,5 ton dari total 1.989,9.
“Kemenangan tipis itu diharapkan akan membuat Erdogan berbenah dan melakukan pekerjaannya dengan lebih baik lagi. Bila dia sadar ekonomi Turki terpuruk dan memperbaikinya, Indonesia bisa menikmati manfaat ini dalam jangka panjang, mungkin pada tahun kedua atau tahun ketiga,” tuturnya.
Baca juga: Erdogan Menang Pilpres, Lira Ambruk Cetak Rekor Terendah
Ryan menambahkan, Erdogan tampaknya lebih sering menjalin hubungan dengan negara-negara di Eropa ketimbang di Asia khususnya Asia Tenggara. Sehingga, kembali bertahtanya Erdogan di kursi presiden Turki tidak memberikan dampak signifikan.
Sebagai catatan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Turki termasuk ke dalam 10 negara tujuan utama ekspor karet remah Indonesia pada periode 2018 - 2022. Pada 2022, ekspor karet remah Indonesia ke Turki adalah 76,5 ton dari total 1.989,9.
Lihat Juga :