Kerugian Grab Turun 43 Persen, Begini Strateginya
Selasa, 30 Mei 2023 - 18:13 WIB
loading...
Grab berhasil menekan kerugiannya di kuartal I-2023. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Grab Holdings Ltd, perusahaan teknologi asal Malaysia yang berkantor pusat di Singapura, berhasil menurunkan angka kerugian di kuartal I-2023 menjadi USD250 juta atau sekitar Rp3,750 triliun (kurs Rp15.000). Kerugian tersebut turun 43% jika di bandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar USD435 juta atau Rp6,5 triliun.
Baca juga: Tarif Driver Grab 2023 Terbaru, Pahami Sebelum jadi Mitra
Penurunan kerugian tersebut salah satunya dikarenakan pendapatan Grab yang tumbuh hingga 130% dari USD228 juta menjadi USD525 juta (sekitar Rp7,8 triliun) secara yoy.
“Kami senang dengan hasil kuartal pertama, dengan pertumbuhan pendapatan yang kuat dan peningkatan profitabilitas di semua segmen, didukung oleh neraca yang kuat. Kami akan tetap fokus untuk mendorong efisiensi biaya di seluruh organisasi kami dan meningkatkan daya ungkit operasi,” Kata Peter Oey, Chief Financial Officer Grab, seperti dikutip dari website perusahaan, Selasa (30/5/2023).
Seperti diketahui, Grab saat ini beroperasi di 8 negara Asia Tenggara. Dua penyumbang pendapatan terbesar Grab masih berasal dari pasar Singapura dan Malaysia. Indonesia jadi penyumbang pendapatan terbesar ketiga.
Baca juga: Tarif Driver Grab 2023 Terbaru, Pahami Sebelum jadi Mitra
Penurunan kerugian tersebut salah satunya dikarenakan pendapatan Grab yang tumbuh hingga 130% dari USD228 juta menjadi USD525 juta (sekitar Rp7,8 triliun) secara yoy.
“Kami senang dengan hasil kuartal pertama, dengan pertumbuhan pendapatan yang kuat dan peningkatan profitabilitas di semua segmen, didukung oleh neraca yang kuat. Kami akan tetap fokus untuk mendorong efisiensi biaya di seluruh organisasi kami dan meningkatkan daya ungkit operasi,” Kata Peter Oey, Chief Financial Officer Grab, seperti dikutip dari website perusahaan, Selasa (30/5/2023).
Seperti diketahui, Grab saat ini beroperasi di 8 negara Asia Tenggara. Dua penyumbang pendapatan terbesar Grab masih berasal dari pasar Singapura dan Malaysia. Indonesia jadi penyumbang pendapatan terbesar ketiga.
Lihat Juga :