Demi UMKM Lokal, Barang Impor Dibawah Rp1 Juta Hendaknya Tak Dijual di E-Commerce

Kamis, 23 Juli 2020 - 22:23 WIB
loading...
Demi UMKM Lokal, Barang...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) mengusulkan agar barang impor yang dijual di e-commerce dan nilainya di bawah Rp1 juta dilarang dijual di pasar daring. Sebab, bila tak ada aturan seperti itu maka ritel-ritel dan produk buatan pelaku UMKM dalam negeri akan tergerus.

"Memang bukan ranahnya Kemenparekraf (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) sendiri, tapi boleh di-push ke presiden barang senilai Rp1 juta mungkin tidak boleh di-carry sama e-commerce, supaya yang laku barang lokal, yang punya UMKM," kata HT saat berdiskusi dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio secara virtual dalam Manajer Gorum MNC Group XL VIII, Kamis (23/7/2020). (Baca juga: Wamen Angela Semangati UMKM Wanita Agar Tetap Produktif di Tengah Pandemi )

Meski transaksi e-commerce meningkat pada 2019 yang mencapai USD15 miliar, lanjut dia, pengaruhnya pada peningkatan ekonomi Indonesia kurang signifikan. "Kalau bebas, devisa hilang. Banyak pengangguran, mereka juga tidak ciptakan lapangan kerja," ujarnya. (Baca juga: Tak Dinyana, Pandemi Bikin Penjualan E-Commerce Naik 5 Kali Lipat )

HT meyakini dengan pengaturan yang baik ke depan, akan dapat menyelamatkan devisa negara, pengusaha ritel dan UMKM di Tanah Air. "Itu menyelamatkan banyak ritel dan devisa kita. Kurs mungkin bisa lebih bagus. Saya rasa transaksi mayoritas itu di bawah Rp1 juta," kata dia.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Rekomendasi
Ronaldo Disorot di Piala...
Ronaldo Disorot di Piala Dunia 2026, Conceicao: Tak Wajib Umpan CR7
iPhone XS Mantan Kepala...
iPhone XS Mantan Kepala Dinas Perizinan Jogja Dilelang KPK: Laku Rp34 Juta, tapi Belum Dilunasi Pemenang Lelang
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Berita Terkini
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
Kinerja Apik 2025, INALUM...
Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Infografis
Tak Mau Kalah, Startup...
Tak Mau Kalah, Startup Lokal Mampu Bersaing di Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved