Terus Merugi, Waskita Karya Defisit Saldo Rp8,58 Triliun
Jum'at, 02 Juni 2023 - 16:20 WIB
loading...
Waskita Karya membukukan defisit saldo laba di kuartal I 2023. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk membukukan defisit saldo laba sebesar Rp8,58 triliun kuartal I 2023. Dari laporan keuangan per 31 Maret 2023, modal saham atau share capital emiten bersandi saham WSKT berada di angka Rp2,88 triliun. Sedangkan, tambahan modal disetor senilai Rp13,56 triliun.
Untuk saldo laba yang ditentukan penggunaanya per kuartal I/2023 mencapai Rp1,72 triliun. Sementara, saldo laba yang belum ditentukan penggunaanya mengalami defisit sebesar Rp10,31 triliun.
Baca Juga: Dugaan Korupsi Tol Layang Jakarta-Cikampek, 2 Saksi dari Waskita Karya Diperiksa
Dengan demikian, per tiga bulan pertama tahun ini BUMN Karya itu membukukan defisit saldo laba senilai Rp8,58 triliun. Pada periode yang sama, kas bersih yang digunakan dan diperoleh untuk operasional berada di posisi Rp467,62 miliar, kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi senilai Rp1,17 triliun.
Sedangkan kas bersih yang digunakan untuk dan diperoleh dari aktivitas pendanaan mencapai Rp212,89 miliar. Di lain sisi, Waskita Karya membukukan liabilitas, termasuk utang, senilai Rp84,37 triliun per 31 Maret 2023. Jumlah tersebut mengalami kenaikan dari posisi 31 Desember 2022 yang berada di angka Rp83,98 triliun.
Untuk saldo laba yang ditentukan penggunaanya per kuartal I/2023 mencapai Rp1,72 triliun. Sementara, saldo laba yang belum ditentukan penggunaanya mengalami defisit sebesar Rp10,31 triliun.
Baca Juga: Dugaan Korupsi Tol Layang Jakarta-Cikampek, 2 Saksi dari Waskita Karya Diperiksa
Dengan demikian, per tiga bulan pertama tahun ini BUMN Karya itu membukukan defisit saldo laba senilai Rp8,58 triliun. Pada periode yang sama, kas bersih yang digunakan dan diperoleh untuk operasional berada di posisi Rp467,62 miliar, kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi senilai Rp1,17 triliun.
Sedangkan kas bersih yang digunakan untuk dan diperoleh dari aktivitas pendanaan mencapai Rp212,89 miliar. Di lain sisi, Waskita Karya membukukan liabilitas, termasuk utang, senilai Rp84,37 triliun per 31 Maret 2023. Jumlah tersebut mengalami kenaikan dari posisi 31 Desember 2022 yang berada di angka Rp83,98 triliun.
Lihat Juga :