Kondisi Perbankan Nasional Dipastikan Masih Kuat di Tengah Pandemi

Jum'at, 24 Juli 2020 - 07:52 WIB
loading...
Kondisi Perbankan Nasional...
Bank Indonesia (BI) memastikan daya tahan perbankan nasional masih kuat di tengah hantaman pandemi Covid-19. Hal ini tercermin dari dana pihak ketiga yang masih sangat baik begitupun juga dengan rasio modal yang terjaga. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memastikan daya tahan perbankan nasional masih kuat di tengah hantaman pandemi Covid-19. Hal ini tercermin dari dana pihak ketiga yang masih sangat baik begitupun juga dengan rasio modal yang terjaga.

(Baca Juga: Restrukturisasi Kredit Bisa Tembus Rp1.200 T, Kuatkah Likuiditas Bank? )

"Bank ini bisa ada daya tahan yang tinggi terhadap ini semua. Karena berdasarkan data makro agregat, sebenarnya dari indikator bank masih baik kayak kalau kita lihat dana pihak ketiga masih terjaga dan arus modal keuangan juga masih terjaga," ujar Asisten Deputi Gubernur Juda Agung dalam diskusi webinar perbankan syariah.

Dia pun melanjutkan saat ini perbankan telah menyiapkan berbagai instrumen agar bisa bertahan dari serangan pandemi viris covid-19. Salah satunya melonggarkan kebijakan kredit.

"Karena covid ini udah menjalar ke Indonesia. Makanya, sejak itu melonggarkan likuiditas, GMW diturunkan," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Rekomendasi
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved