Menelusuri Kinerja Mentereng Pertamina Usai Cetak Laba Bersih Rp56,6 Triliun

Minggu, 04 Juni 2023 - 18:45 WIB
loading...
Menelusuri Kinerja Mentereng...
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pertamina dalam waktu dekat diyakini bakal mengungkap fakta-fakta menarik seputar kinerja apik perusahaan minyak dan gas pelat merah. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham ( RUPS ) Pertamina dalam waktu dekat diyakini bakal mengungkap fakta-fakta menarik seputar kinerja apik perusahaan energi pelat merah. Pengamat ekonomi dan bisnis Universitas Pasundan, Acuviarta Kartabi mengatakan, melalui RUPS bisa disimak, rahasia Pertamina meraih laba terbesar pada 2022.

Baca Juga: Naik 86%, Laba Bersih Pertamina Tembus Rp56,6 Triliun di 2022

Untuk kali pertama sepanjang sejarah, perusahaan minyak dan gas tersebut meraih laba bersih terbesar, yakni Rp56,6 triliun atau meningkat tajam 86% dibandingkan tahun sebelumnya.

“Ya (menarik sekali RUPS nanti). Karena direksi akan menjelaskan mengenai capaian-capaian luar biasa Pertamina sepanjang 2022. Jadi, mari sama-sama kita tunggu,” kata pria yang akrab disapa Acu.

Baca Juga: Mantap IPO, Pertamina Geothermal Cetak Laba Bersih Rp1,69 Triliun

Menurut Acu, RUPS akan menjadi bukti, bagaimana Pertamina menjawab tantangan dengan memberikan kontribusi terbesar sepanjang sejarah. Apalagi, capaian sangat membanggakan diraih BUMN energi itu di tengah kondisi yang masih diliputi ketidakpastian.

Acu juga tidak menampik, salah satu faktor yang diperkirakan menjadi penyebab, adalah digitalisasi yang dilakukan Pertamina dari hulu ke hilir. Melalui digitalisasi, Pertamina bisa meningkatkan efisiensi dengan signifikan hingga membuat keuntungan perusahaan menjadi jauh meningkat.

“Wah, ini (digitalisasi Pertamina) luar biasa sekali. Saya sangat mengapresiasi jika benar bahwa digitalisasi menjadi bagian dari Pertamina untuk meningkatkan efisiensi,” lanjut Acu.

Acu menambahkan, digitalisasi dari sektor upstream, midstream, hingga downstream, akan membuat seluruh aliran bisnis Pertamina menjadi sangat terkontrol. Termasuk pengawasan terhadap rantai produksi hingga distribusi.

Tetapi sejauh mana pengaruhnya? Di sinilah menurut Acu, penjelasan direksi pada RUPS mengenai faktor digitalisasi juga sangat menarik untuk disimak.

“Dengan digitalisasi, end to end delivery bisa dikontrol sehingga jauh lebih efisien. Termasuk lebih tepat waktu, sehingga tata kelola juga menjadi lebih baik. Makanya ini menarik,” imbuhnya.

Di sisi lain Acu juga memperkirakan, setidaknya terdapat beberapa faktor yang juga turut berpengaruh terhadap peningkatan kinerja Pertamina.

Pertama, yang tidak bisa dikesampingkan, adalah dukungan Pemerintah. Melalui Kementerian Keuangan, Pemerintah melakukan perubahan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.159/2022 sehingga dana kompensasi bisa cair lebih cepat.

“Kondisi tersebut, jelasnya, sangat mempengaruhi kondisi likuiditas dan pada akhirnya mempengaruhi kesehatan keuangan Pertamina,” jelasnya.

Kedua, penyaluran gas untuk rumah tangga yang sangat prospektif. Ketiga, terkait strategi monetisasi Dolar AS untuk transaksi luar negeri yang relatif baik. Keempat, efisiensi dari sisi transportasi yang akan berkontribus terhadap penurunan biaya.

“Saya kira kombinasi-kombinasi itu bisa memperbaiki likuiditas dari pendapatan Pertamina sehingga kinerja semakin baik,” kata dia.

Tetapi apapun, imbuh Acu, memang patut disimak penjelasan direksi terkait raihan luar biasa tersebut. Karena diyakini, bahwa hal-hal menarik yang bisa diungkap melalui RUPS. “Makanya sama-sama kita tunggu,” pungkas Acu.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Pertamina Mandalika...
Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2, Asah Potensi Pembalap Muda Indonesia
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Tower Bersama Umumkan...
Tower Bersama Umumkan Dividen Rp1,06 Triliun pada RUPS Tahunan
Rekomendasi
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved