Langkah Nyata Meningkatkan Kesejahteraan Nelayan
Selasa, 06 Juni 2023 - 19:36 WIB
loading...
Aruna berusaha meningkatkan kesejahteraan nelayan. Foto/ist
A
A
A
JAKARTA - Nelayan merupakan garda terdepan bangsa yang turut memberikan sumbangsih untuk ketahanan pangan di Tanah Air. Tanpa mereka, ikan yang kaya akan sumber protein tinggi tidak akan tersedia di pasar.
Baca juga: Silaturahmi ke Nelayan Waduk Jatiluhur, KNP Jabar Salurkan Bantuan
Ironinya keberadaan mereka selama ini sering dipandang sebelah mata karena masuk dalam penyumbang angka kemiskinan. Kondisi ini menjadikan nelayan semakin tersudut, padahal pekerjaan mereka adalah pekerjaan menantang nyawa.
Realitas tersebut sangat disadari betul oleh Aruna. Kondisi itulah yang menjadi salah satu alasan Aruna ada sampai 7 tahun ini. Aruna melihat laut Indonesia sangat kaya akan potensi komoditas di dalamnya, tetapi nelayan Indonesia terpuruk kesejahteraan hidupnya.
Aruna merasakan kehangatan dan bonding yang begitu erat dengan kurang lebih 40.000 nelayan. Sedikit kisah menarik tentang sosok Nelayan Pertama Aruna yang telah bergabung sejak 2018 lalu, adalah Moko, nelayan rajungan dari Tanjung Batu-Berau.
Awal mula ketertarikan Moko untuk bergabung dengan Aruna didasari atas transparansi yang Aruna jaga dan berikan di lapangan untuk semua Nelayan Aruna. “Awalnya saya mau gabung karena Aruna itu transparan sekali dengan nelayan, terutama seperti harga, timbangan, dan hasil tangkapan saya itu dikirim ke luar negeri. Saya sebagai nelayan bangga sekali, hasil tangkapan saya itu bisa dirasakan sampai ke luar negeri,” katanya, Selasa (6/6/2023).
Perbedaan yang sangat jelas juga dirasakan langsung oleh Moko dari sebelum dan sesudah menjadi bagian dari Nelayan Aruna, contohnya dalam hal perekonomian nelayan. “Ada harapan yang saya lihat dari Aruna untuk penghasilan nelayan yang lebih baik. Bahkan, program-program saat ini juga sangat memberikan manfaat banyak bagi nelayan-nelayan Aruna. Nelayan jadi bisa menabung, punya kapal sendiri dan bisa menyekolahkan anak-anak mereka”.
Baca juga: Silaturahmi ke Nelayan Waduk Jatiluhur, KNP Jabar Salurkan Bantuan
Ironinya keberadaan mereka selama ini sering dipandang sebelah mata karena masuk dalam penyumbang angka kemiskinan. Kondisi ini menjadikan nelayan semakin tersudut, padahal pekerjaan mereka adalah pekerjaan menantang nyawa.
Realitas tersebut sangat disadari betul oleh Aruna. Kondisi itulah yang menjadi salah satu alasan Aruna ada sampai 7 tahun ini. Aruna melihat laut Indonesia sangat kaya akan potensi komoditas di dalamnya, tetapi nelayan Indonesia terpuruk kesejahteraan hidupnya.
Aruna merasakan kehangatan dan bonding yang begitu erat dengan kurang lebih 40.000 nelayan. Sedikit kisah menarik tentang sosok Nelayan Pertama Aruna yang telah bergabung sejak 2018 lalu, adalah Moko, nelayan rajungan dari Tanjung Batu-Berau.
Awal mula ketertarikan Moko untuk bergabung dengan Aruna didasari atas transparansi yang Aruna jaga dan berikan di lapangan untuk semua Nelayan Aruna. “Awalnya saya mau gabung karena Aruna itu transparan sekali dengan nelayan, terutama seperti harga, timbangan, dan hasil tangkapan saya itu dikirim ke luar negeri. Saya sebagai nelayan bangga sekali, hasil tangkapan saya itu bisa dirasakan sampai ke luar negeri,” katanya, Selasa (6/6/2023).
Perbedaan yang sangat jelas juga dirasakan langsung oleh Moko dari sebelum dan sesudah menjadi bagian dari Nelayan Aruna, contohnya dalam hal perekonomian nelayan. “Ada harapan yang saya lihat dari Aruna untuk penghasilan nelayan yang lebih baik. Bahkan, program-program saat ini juga sangat memberikan manfaat banyak bagi nelayan-nelayan Aruna. Nelayan jadi bisa menabung, punya kapal sendiri dan bisa menyekolahkan anak-anak mereka”.
Lihat Juga :