Sinergi untuk Menghadapi Peningkatan Perjalanan Dinas Perusahaan

Kamis, 08 Juni 2023 - 21:13 WIB
loading...
Sinergi untuk Menghadapi...
Golden Rama Tours & Travel gelar acara untuk para mitra. Foto/Ist
A A A
Ketika ekonomi Indonesia tumbuh dan perdagangan berkembang, pada kuartal pertama realisasi investasi asing melonjak di angka 44,2%. Lonjakan itu mengakibatkan lebih banyak perusahaan yang membutuhkan kebutuhan pengaturan perjalanan dinas dengan kompleksitas yang beragam.

Baca juga: Uang Perjalanan Dinas PNS Luar Negeri, Ke Italia Bisa Rp10 Juta per Hari

Perjalanan bisnis memiliki dampak yang signifikan bagi pertumbuhan perusahaan. Terlebih di periode pasca-pandemi kebutuhan melakukan perjalanan bisnis bagi perusahaan meningkat.

Berdasarkan laporan Badan Pengawas Keuangan, perjalanan dinas yang dilakukan pemerintah meningkat sebanyak 38,4% dari tahun 2021 ke 2022. Peningkatan bukan hanya terjadi di sektor pemerintahan, tetapi juga sektor swasta dan institusi lainnya.

Golden Rama Tours & Travel melihat peningkatan itu sebagai peluang penting dan harus diperhatikan secara khusus. Golden Rama Tours & Travel saat ini melayani perjalanan dinas lebih dari 700 perusahaan dan mengukuhkan posisi sebagai experience enabler dengan memperkuat sinergi.

Sinergi ini juga diperkuat dengan kemitraan global dengan Egencia yang memiliki jaringan di 70 negara, melayani lebih dari 13.000 perusahaan dan dilengkapi dengan lebih dari 2.500 konsultan perjalanan yang berpengalaman.

“Mengingat keunikan dan kompleksitas pasar Indonesia, kebutuhan akan keahlian lokal tidak dapat diremehkan,” kata Gunadi Herjanto, Director of International Events and Corporate Incentives, dalam keterangannya, Kamis (8/6/2023).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
Rupiah Sentuh Rp17.883...
Rupiah Sentuh Rp17.883 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Belum Hambat Aktivitas Ekonomi
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Antisipasi Krisis, Ini...
Antisipasi Krisis, Ini Isi Pertemuan Prabowo dan Tokoh Ekonomi Nasional di Istana
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Rekomendasi
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved