23 Negara Tanpa Pajak Penghasilan, Salah Satunya Dekat Indonesia

Jum'at, 09 Juni 2023 - 21:18 WIB
loading...
A A A
Terletak di Asia Tenggara, dengan Laut Cina Selatan di sebelah Utara. Brunei menjadi salah satu negara terkaya di kawasan tersebut.

19. Antigua dan Barbuda

Antigua dan Barbuda adalah sebuah negara kepulauan yang terletak di Laut Karibia bagian timur. Negara yang indah dengan pantai berpasir cerah dan perairan jernih ini tidak memiliki pajak penghasilan, dimana mereka telah berhasil dalam menarik investasi asing dan pariwisata.

18. Bahama

Bahama adalah negara kecil yang terletak di Laut Karibia. Mereka dikenal dengan standar hidup yang tinggi dan sebagai tempat liburan yang indah. Pemerintah menghasilkan sebagian besar pendapatannya dari pariwisata. Hal ini menjadikan Bahama salah satu negara, yang lebih mudah untuk menerapkan kehidupan bebas pajak penghasilan.

17. Maladewa

Maladewa tidak memiliki tarif pajak penghasilan tetap. Penghasilan pribadi di bawah atau pada level MVR 720.000 tidak dikenakan pajak sama sekali. Namun penghasilan pribadi sampai dengan MVR 1.200.000 dikenakan pajak sebesar 5,5%, dengan penghasilan sampai dengan 2.400.000 dikenakan pajak dengan tarif 15%.

Kontribusi utama terhadap PDB berasal dari pariwisata dan industri perikanan. Bentang alam yang indah dan warisan budaya yang kaya telah menarik wisatawan di seluruh dunia. Negara ini memadukan tradisi Asia Selatan, Arab, Afrika, dan Islam.

16. Oman

Oman berada di pesisir selatan Jazirah Arab. Ketika ekonominya sangat bergantung pada ekspor minyak dan gas, mereka telah berusaha untuk mendiversifikasi pendapatan melalui pariwisata, perikanan, dan juga pertanian. Oman memiliki ekonomi yang kuat dan tradisi sejarah, dimana bahasa Arab menjadi bahasa resmi.

Oman membebaskan warga untuk tidak membayar pajak penghasilan. Sumber penghasilan negara ini berasal dari minyak mentah yang menopang 71% APBN-nya

15. Bahrain

Bahrain adalah negara kepulauan yang menghasilkan hampir 85% dari total pendapatannya dari ekspor minyak. Terletak di Teluk Persia, Bahrain sama dengan negara kaya minyak lainnya seperti Saudi dan Qatar sebagai tetangga. Ketergantungan negara pada minyak memungkinkannya mengenakan pajak penghasilan nol persen.

14. Kuwait

Kuwait adalah negara lain yang sangat bergantung pada produksi minyak. Minyak menyumbang 92% dari PDB negara itu. Kuwait termasuk dalam jajaran negara kaya minyak lainnya seperti Saudi dan Irak sebagai tetangganya.

Cadangan minyak negara telah menjadikannya salah satu negara terkaya di seluruh dunia. Pemerintah juga menghabiskan banyak uang untuk proyek-proyek pembangunan dan menyediakan pendidikan, perawatan kesehatan, dan infrastruktur yang berkualitas.

Kuwait juga memiliki tradisi yang kaya dan sejarah budaya yang sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai Islam dan Arab. Pantai dan gurun yang indah, memberikan daya tarik dan sumber pendapatan lain melalui pariwisata sehingga negara ini bisa menerapkan tanpa adanya PPH.

13. Qatar

Sangat mirip dengan Kuwait, karena Qatar juga menjadikan minyak sebagai sumber pendapatan utama. Namun, industri lain juga menjadi komponen utama perekonomian Qatar. Mereka adalah salah satu negara terkaya dan memberikan kontribusi tinggi untuk infrastruktur dan pembangunan. Qatar tidak memungut pajak kepada para warga negaranya karena memiliki sumber pendapatan lain.

12. UEA

UEA (Uni Emirate Arab) adalah federasi tujuh Emirates yang memiliki ekonomi yang kuat dan beragam. Perekonomian ditopang oleh pendapatan yang dihasilkan ekspor minyak dan gas.

Pemerintah telah mengadopsi kebijakan tanpa pajak penghasilan untuk menarik investasi asing. Kebijakan dan program pajak tanpa penghasilan seperti kewarganegaraan melalui investasi telah menarik talenta dan kekayaan di seluruh dunia. UEA telah muncul sebagai salah satu pusat utama untuk bisnis dan pembangunan.

11. Turks dan Caicos

Kepulauan Turks dan Caicos berada di wilayah luar negeri Inggris yang terletak di Laut Karibia. Sumber pendapatan utama kepulauan ini adalah industri pariwisata dan jasa keuangan lepas pantai.

Tidak ada pajak penghasilan karena ekonomi Turks dan Caicos bergantung pada pariwisata, dimana kebijakan perpajakan ini telah menarik wisatawan. Akan tetapi skema pajak lain diterapkan dan tetap dipungut.

10. Wallis dan Futuna

Kepulauan yang satu ini merupakan wilayah luar negeri Prancis yang terletak di Samudra Pasifik. Di mana 80% pendapatan Wallis dan Futuna berasal dari pertanian, peternakan, dan perikanan. Alih-alih memiliki pajak penghasilan dan menerapkan sistem perpajakan Prancis. Pajak dibayarkan langsung ke pemerintah Prancis, tetapi tidak ada pajak penghasilan khusus.

9. Kepulauan Cayman

Kepulauan Cayman juga merupakan wilayah luar negeri Inggris yang memperoleh sebagian besar PDB-nya dari pariwisata. Diperkirakan hampir 70% dari seluruh PDB berasal dari industri pariwisata.

Kontribusi yang kuat dari sektor pariwisata terhadap PDB telah memungkinkan negara ini menjalankan kebijakan pajak nol. Penghuni juga menikmati standar hidup yang sangat tinggi, meski berada di lokasi terpencil.

Wilayahnya terdiri dari tiga pulau utama, dengan bahasa resmi yang digunakan adalah bahasa Inggris. Keindahan alam pulau-pulau tersebut telah menjadi sumber daya tarik utama para wisatawan, dengan pantai yang indah, terumbu karang, dan perairan yang sebening kristal.

8. Bermuda

Bermuda adalah salah satu wilayah luar negeri Inggris. Wilayah ini telah menjadi daya tarik wisata yang populer, dengan pariwisata sebagai penyumbang utama PDB negara. Meskipun bagian utama dari PDB dikumpulkan dari pariwisata, sektor keuangan dan jasa jadi penyumbang sebagian besar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Momentum Jakarta Fair,...
Momentum Jakarta Fair, Bapenda DKI Permudah Warga Bayar Pajak Kendaraan
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Menkeu Purbaya Pastikan...
Menkeu Purbaya Pastikan Skema Pajak DSI Berlaku Normal
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Rekomendasi
Ichsanuddin Noorsy:...
Ichsanuddin Noorsy: UGM Berada di Titik Nadir dalam Kasus Ijazah Jokowi
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Guru MI di Karawang...
Guru MI di Karawang Dilatih Kuasai E-LKPD Berbasis STEM
Berita Terkini
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved