China Tergelincir di Forbes Global 2.000: Jumlah Perusahaan Berkurang Imbas Krisis Real Estate
Selasa, 13 Juni 2023 - 05:16 WIB
loading...
A
A
A
Industri otomotif China –yang mengambil alih sebagai eksportir mobil top dunia awal tahun ini – menorehkan beberapa keuntungan terbesar negara itu, terutama dalam rantai pasokan kendaraan listrik (EV).
Contemporary Amperex Technology, pemasok baterai terbesar di dunia untuk mobil listrik, naik ke No. 121 dari No. 298 tahun lalu. BYD, pembuat EV terbesar di negara itu, melonjak ke No. 170 dari posisi 580.
Di antara produsen EV lainnya, Geely Automobile naik ke No. 858 dari 989. Li Auto naik menjadi 1.691 dari No. 1.984 setahun yang lalu. Pemasok lithium Ganfeng Lithium naik ke No. 1.165 dari peringkat 1.649 tahun lalu.
Pembuat panel surya terkemuka juga mencetak kinerja dengan baik. Teknologi Energi Hijau LONGi naik ke No. 530 dari No. 724 pada tahun 2022. Tongwei naik ke No. 494 dari No. 1.085.
Sebaliknya, raksasa internet ikonik China menghadapi kebijakan keras teknologi oleh pemerintah dan pasar periklanan yang sulit. Tencent, perusahaan Internet China dengan peringkat tertinggi yang masuk daftar tahun ini, turun ke No. 33 dari No. 28 tahun lalu.
Alibaba, pemimpin e-commerce turun ke No. 54 dari posisi 33, dimana sebagian besar karena penurunan laba. Dua raksasa e-commerce lainnya JD.com naik ke No. 224 dari No. 446, terangkat oleh laba bersih yang membengkak menjadi USD1,5 miliar pada tahun 2022, naik dari kerugian tahun sebelumnya. PDD Holdings, yang mengoperasikan situs e-commerce Pinduoduo, naik ke posisi 336 dari No. 582 pada tahun 2022.
Perusahaan real estat diterpa krisis saat beberapa di antaranya menelan kerugian terbesar di tengah kelebihan pasokan, permintaan yang kendur dan utang yang menjulang tinggi. Country Garden jatuh ke No. 782 dari No. 255 pada tahun 2022; Sahamnya anjlok 60% pada tahun lalu.
Contemporary Amperex Technology, pemasok baterai terbesar di dunia untuk mobil listrik, naik ke No. 121 dari No. 298 tahun lalu. BYD, pembuat EV terbesar di negara itu, melonjak ke No. 170 dari posisi 580.
Di antara produsen EV lainnya, Geely Automobile naik ke No. 858 dari 989. Li Auto naik menjadi 1.691 dari No. 1.984 setahun yang lalu. Pemasok lithium Ganfeng Lithium naik ke No. 1.165 dari peringkat 1.649 tahun lalu.
Pembuat panel surya terkemuka juga mencetak kinerja dengan baik. Teknologi Energi Hijau LONGi naik ke No. 530 dari No. 724 pada tahun 2022. Tongwei naik ke No. 494 dari No. 1.085.
Sebaliknya, raksasa internet ikonik China menghadapi kebijakan keras teknologi oleh pemerintah dan pasar periklanan yang sulit. Tencent, perusahaan Internet China dengan peringkat tertinggi yang masuk daftar tahun ini, turun ke No. 33 dari No. 28 tahun lalu.
Alibaba, pemimpin e-commerce turun ke No. 54 dari posisi 33, dimana sebagian besar karena penurunan laba. Dua raksasa e-commerce lainnya JD.com naik ke No. 224 dari No. 446, terangkat oleh laba bersih yang membengkak menjadi USD1,5 miliar pada tahun 2022, naik dari kerugian tahun sebelumnya. PDD Holdings, yang mengoperasikan situs e-commerce Pinduoduo, naik ke posisi 336 dari No. 582 pada tahun 2022.
Perusahaan real estat diterpa krisis saat beberapa di antaranya menelan kerugian terbesar di tengah kelebihan pasokan, permintaan yang kendur dan utang yang menjulang tinggi. Country Garden jatuh ke No. 782 dari No. 255 pada tahun 2022; Sahamnya anjlok 60% pada tahun lalu.
Lihat Juga :