Dewan Koperasi Indonesia Meminta RUPS Bukopin Dibatalkan
Jum'at, 24 Juli 2020 - 21:47 WIB
loading...
A
A
A
Demonstrasi yang dilaksanakan pada Jumat, 24/7/2020 ini dilakukan oleh induk-induk koperasi bersama elemen masyarakat, serta mahasiswa. Demonstrasi digelar di kantor Kementerian Keuangan serta di kantor pihak otoritas. Ferry menyebutkan, demo ini sengaja dilakukan untuk mendesak Kementerian Keuangan dan pihak otoritas agar membatalkan pembelian saham Bank Bukopin oleh Kookmin Bank. ( Baca juga:Jawab Rencana Gugatan Pemilik Bukopin, OJK: Langkah Kami Sesuai Aturan )
Sebelumnya, Bosowa Corporation yang menguasai sekitar 23% saham Bukopin menegaskan akan menguggat OJK karena disinyalir mengarahkan Kookmin Bank mengambil alih Bank Bukopin. Otoritas keuangan Tanah Air itu akan digugat secara materiil dan immateriil.
Komisaris Utama Bosowa Corporation Erwin Aksa menyampaikan, pihaknya akan menggugat OJK atas kebijakan Kookmin terhadap Bukopin secara perdata dan peradilan tata usaha negara.
"Saya akan gugat perdata dan TUN (tata usaha negara). Saya akan gugat kerugian Bosowa dan juga TUN terkait inkonsistensi surat OJK," ujar Erwin.
Erwin menjelaskan, OJK disebutnya inkonsisten karena sebelumnya telah meminta pemegang saham untuk menunjuk tim asistensi dalam penanganan masalah Bank Bukopin. Hal tersebut, menurutnya telah dilakukan oleh Bosowa dengan menunjuk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Sebelumnya, Bosowa Corporation yang menguasai sekitar 23% saham Bukopin menegaskan akan menguggat OJK karena disinyalir mengarahkan Kookmin Bank mengambil alih Bank Bukopin. Otoritas keuangan Tanah Air itu akan digugat secara materiil dan immateriil.
Komisaris Utama Bosowa Corporation Erwin Aksa menyampaikan, pihaknya akan menggugat OJK atas kebijakan Kookmin terhadap Bukopin secara perdata dan peradilan tata usaha negara.
"Saya akan gugat perdata dan TUN (tata usaha negara). Saya akan gugat kerugian Bosowa dan juga TUN terkait inkonsistensi surat OJK," ujar Erwin.
Erwin menjelaskan, OJK disebutnya inkonsisten karena sebelumnya telah meminta pemegang saham untuk menunjuk tim asistensi dalam penanganan masalah Bank Bukopin. Hal tersebut, menurutnya telah dilakukan oleh Bosowa dengan menunjuk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Lihat Juga :