Rupiah Jatuh ke Rp14.906 per USD, Perlambatan Ekonomi China Jadi Pemicunya
Rabu, 14 Juni 2023 - 18:55 WIB
loading...
A
A
A
Namun demikian, kata Ibrahim, ekspor indonesia tidak banyak dari manufaktur sehingga komoditas ekspor yang di ekspor yang terkait komoditas masih dibutuhkan China untuk menopang pemulihan.
Dengan perlambatan ekonomi yang terjadi di China, menurutnya, pemerintah dan Bank Indonesia (BI) harus tetap waspada dan terus menerapkan strategi bauran ekonomi guna untuk memperkuat pondasi perekonomian Indonesia.
"Salah satunya Undang-Undang Omnibus Low Cipta Kerja sebagai penguatnya," tandas Ibrahim.
Di samping itu, Ibrahim memprediksi, untuk perdagangan besok, Kamis (15/6) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp14.890-Rp14.960 per USD.
Dengan perlambatan ekonomi yang terjadi di China, menurutnya, pemerintah dan Bank Indonesia (BI) harus tetap waspada dan terus menerapkan strategi bauran ekonomi guna untuk memperkuat pondasi perekonomian Indonesia.
"Salah satunya Undang-Undang Omnibus Low Cipta Kerja sebagai penguatnya," tandas Ibrahim.
Di samping itu, Ibrahim memprediksi, untuk perdagangan besok, Kamis (15/6) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp14.890-Rp14.960 per USD.
(akr)
Lihat Juga :