Punya Utang Rp7.849 Triliun, Kemenkeu Sebut Indonesia Sekarang Lebih Merdeka
Rabu, 14 Juni 2023 - 20:53 WIB
loading...
Komposisi utang Indonesia saat ini membuat lebih merdeka. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Direktur Surat Utang Negara dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Deni Ridwan mengatakan, rasio utang Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) masih lebih rendah dibandingkan negara lain. Utang pemerintah tercatat Rp7.849,89 triliun pada 30 April 2023 dengan rasio terhadap PDB 38,15%.
Baca juga: Kemenkeu: Indonesia Bisa Bebas dari Utang Rp7.849,89 Triliun, Asal...
"Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan negara lain, Malaysia 70%, Filipina 60%. Jadi tidak ada yang seperti itu. Ada nggak negara besar yang tidak punya utang? Bahkan negara middle east yang produksi minyak pun punya utang, Arab Saudi itu level utangnya 26%," ujar Deni dalam kegiatan CNBC Money Talks, di Jakarta, Rabu (14/6/2023).
Berbeda dengan zaman orde baru, Deni melanjutkan, saat ini 90% pembiayaan APBN berasal dari penerbitan surat berharga negara (SBN). Jadi Indonesia memiliki keleluasaan untuk menentukan arah kebijakan.
Sementara ketika Orde Baru, Indonesia hanya memiliki 10% SBN dan 90% berasal dari utang ke negara asing atau lembaga internasional seperti International Monetary Fund (IMF), World Bank dan sebagainya.
Baca juga: Kemenkeu: Indonesia Bisa Bebas dari Utang Rp7.849,89 Triliun, Asal...
"Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan negara lain, Malaysia 70%, Filipina 60%. Jadi tidak ada yang seperti itu. Ada nggak negara besar yang tidak punya utang? Bahkan negara middle east yang produksi minyak pun punya utang, Arab Saudi itu level utangnya 26%," ujar Deni dalam kegiatan CNBC Money Talks, di Jakarta, Rabu (14/6/2023).
Berbeda dengan zaman orde baru, Deni melanjutkan, saat ini 90% pembiayaan APBN berasal dari penerbitan surat berharga negara (SBN). Jadi Indonesia memiliki keleluasaan untuk menentukan arah kebijakan.
Sementara ketika Orde Baru, Indonesia hanya memiliki 10% SBN dan 90% berasal dari utang ke negara asing atau lembaga internasional seperti International Monetary Fund (IMF), World Bank dan sebagainya.
Lihat Juga :