Kinerja Cemerlang, IATA Berhasil Lipatgandakan Pendapatan
Jum'at, 16 Juni 2023 - 12:18 WIB
loading...
PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) melaporkan kinerja tahunan. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT MNC Energy Investments Tbk ( IATA ) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menyetujui Laporan Tahunan Direksi termasuk di dalamnya Laporan Keberlanjutan dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2022.
RUPST juga menyetujui dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2022. RUPST juga menyetujui pengunduran diri Christophorus Taufik dari jabatannya sebagai Komisaris serta mengangkat Bapak Michael Stefan Dharmajaya sebagai Komisaris, Eko Hadianto sebagai Presiden Direktur, dan Leader Dermawan Soli Daeli sebagai Direktur Perseroan.
Selain itu, Perseroan juga menyetujui dan menetapkan Henry Suparman yang sebelumnya menjabat sebagai Presiden Direktur untuk diangkat menjadi Wakil Presiden Direktur Perseroan. Mengutip laporan perusahaan, IATA berhasil melipatgandakan pendapatannya menjadi USD 192,1 juta pada 2022, melonjak 142,7% year on year (yoy) dari USD 79,1 juta pada 2021. EBITDA Perseroan melambung 411,1% yoy, mencapai USD 59,7 juta dari USD 11,7 juta di 2021. Hasilnya, laba bersih IATA meroket hingga 604,7% yoy menjadi USD 39,0 juta di 2022, dari USD 5,5 juta pada tahun sebelumnya.
Baca Juga: Meroket 604,7 Persen, Laba Bersih IATA Tembus USD39 Juta di 2022
Margin EBITDA dan laba bersih Perseroan masing-masing tercatat sebesar 31,6% dan 20,3%, membaik secara signifikan dari 2021. Kinerja keuangan sepanjang 2022 tersebut dicapai dari produksi batubara sebesar 4,2 juta MT. Pada 2023, Perseroan berencana untuk meningkatkan produksinya menjadi 7 juta MT, sehingga peningkatan kinerja diproyeksikan akan terus berlanjut.
RUPST juga menyetujui dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2022. RUPST juga menyetujui pengunduran diri Christophorus Taufik dari jabatannya sebagai Komisaris serta mengangkat Bapak Michael Stefan Dharmajaya sebagai Komisaris, Eko Hadianto sebagai Presiden Direktur, dan Leader Dermawan Soli Daeli sebagai Direktur Perseroan.
Selain itu, Perseroan juga menyetujui dan menetapkan Henry Suparman yang sebelumnya menjabat sebagai Presiden Direktur untuk diangkat menjadi Wakil Presiden Direktur Perseroan. Mengutip laporan perusahaan, IATA berhasil melipatgandakan pendapatannya menjadi USD 192,1 juta pada 2022, melonjak 142,7% year on year (yoy) dari USD 79,1 juta pada 2021. EBITDA Perseroan melambung 411,1% yoy, mencapai USD 59,7 juta dari USD 11,7 juta di 2021. Hasilnya, laba bersih IATA meroket hingga 604,7% yoy menjadi USD 39,0 juta di 2022, dari USD 5,5 juta pada tahun sebelumnya.
Baca Juga: Meroket 604,7 Persen, Laba Bersih IATA Tembus USD39 Juta di 2022
Margin EBITDA dan laba bersih Perseroan masing-masing tercatat sebesar 31,6% dan 20,3%, membaik secara signifikan dari 2021. Kinerja keuangan sepanjang 2022 tersebut dicapai dari produksi batubara sebesar 4,2 juta MT. Pada 2023, Perseroan berencana untuk meningkatkan produksinya menjadi 7 juta MT, sehingga peningkatan kinerja diproyeksikan akan terus berlanjut.
Lihat Juga :